Siti Naziah : Reses Harus Dimanfaatkan Untuk Menyerap Aspirasi Rakyat

Sekretaris Komisi V DPRA Aceh, Siti Naziah

Reporter : Nazli MD

Blangpidie-Abdya, suaraindonesia-news.com – Masa reses harus benar-benar dimanfaatkan dengan optimal untuk lebih dekat dan dapat menyerap aspirasi rakyat, bukan malah dijadikan sebagai masa istirahat.

Demikian dikatakan Sekretaris Komisi V DPRA Aceh, Hj Siti Naziah saat mengunjungi sejumlah lokasi Tapan Pendidikan Al-Quran (TPA), kelompok wirit yasin, lokasi olah raga dan perpustakaan gampong di Kecamatan Setia dan Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kamis (14/4).

Pada kesempatan itu, anggota wakil rakyat dari Partai Aceh (PA) Daerah Pemilihan (Dapil) IX itu mengajak rakyat dan media massa untuk mengawal masa reses wakil rakyat tersebut.

”Masa reses momen mendekatkan diri dengan rakyat, bukan hanya sekadar menjadi masa istirahat para wakil rakyat,”katanya.

Untuk itu, ia mengharapkan anggota DPRA periode 2014-2019 baik dari partai lokal maupun partai nasional untuk mengoptimalkan masa reses itu lebih berkualitas dan bermanfaat.

”Sebagai penyambung lidah rakyat, anggota dewan harus mampu menyerap aspirasi rakyat untuk disuarakan selama masaa reses,”tegas Siti

Selain itu, Siti yang merupakan perwakilan kabupaten Abdya itu meminta kepada anggota DPRA untuk tidak semena-mena menyatakan mewakili aspirasi rakyat, ketika kenyataanya sama sekali tidak mendengar apa sebenarnya aspirasi rakyat.

”Kalau dari rakyat harus mewakili rakyat, jangan hanya slogan,”harapnya.

Lebih serius, Siti juga mengingatkan bahwa anggota DPRA harus menghapus citra negatif yang timbul akibat kisruh yang terjadi di internal DPRA sebelumnya, sehingga rakyat tidak kehilangan kepercayaan kepada para wakilnya di parlemen.

”Masa reses merupakan momentum yang tepat bagi rakyat untuk mendapatkan klarifikasi kongkrit dari para wakilnya,”sebutnya.

Menurut Siti, masa reses perlu dipandang sebagai ajang bagi rakyat atau konstituen pemilih untuk mendengarkan laporan kinerja dan menyampaikan aspirasi.

“Sayangnya, selama ini sangat sedikit laporan substantif dari pelaksanaan reses yang kontruktif bagi perubahan kesejahteraan rakyat,”imbuhnya.

Amatan wartawan media ini, disela-sela kunjungan Siti yang merupakan adik kandung bupati Abdya Jufri Hasanuddin itu juga berpesan kepada pimpinan rumah ibadah, ketua wirit yasin, kepala sekolah serta kepala keluarga terkait dengan rentannya bahaya narkoba yang terus mengancam generasi muda.

“Bahaya laten narkoba ini harus kita basmi bersama, oleh karena itu masyarakat sebagai orang tua harus menjadi pondasi untuk mencegah anak-anaknya terjerusmus kejurang hitam itu,”tegas Siti.

Selain dari perhatian orang tua, lanjut Siti, pemerintah  juga harus mengantisipasi dengan menyediakan buku-buku yang bernuansa keagamanan.

”Dengan adanya membaca, pemahaman kearah yang berbahaya dan dilarang oleh negara itu ,insyaallah terhindari,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here