Simpan Shabu Shabu, Perempuan Muda Asal Banyu Urip Lor Surabaya Ditangkap Polisi

Reporter : Mas Bro

Probolinggo, Kamis (10/11/2016) suara Indonesia-ews.com –
Membawa Narkotika jenis shabu shabu, perempuan muda berinisial AD (24), alamat jalan Banyu Urip Lor 8/9 RT.06/RW.06 Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, ditangkap Petugas Satresnarkoba Polres Probolingo Kota.

Tersangka ditangkap petugas dirumah Makan Padang, jalan Panglima Sudirman Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, Jumat petang (4/11) sekira jam 16.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota AKP. Dodik Wibowo, saat pers releas, Kamis (10/11), kepada sejumlah wartawan mengatakan, tersangka saat ditangkap sedang membawa shabu shabu seberat 0,45 gram yang dimasukkan didalam plastik klip kecil.

Untuk mengelabuhi Petugas, shabu seberat 0,45 gram yang dimasukkan plastik klip kecil tersebut disimpan didalam Softex.

Selain menyita shabu shabu yang dibawa tersangka, petugas juga mengamankan tas kresek putih tempat membawa softex, Alumunium foil, Sebuah hand phone dan enam buah pembalut wanita, ungkap Kasat.

Dodik Wibowo menegaskan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kini ditahan di Mapolres Probolinggo Kota guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Kepada Petugas tersangka mengaku sebagai pengguna, dan sudah lima kali mengkonsumsi shabu shabu.

Tersangka kami jerat dengan dua pasal, yakni pasal 196 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Ancaman Hukumannya 10 tahun, denda Rp 1 miliar. Dan Pasal 114 atau 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika ancaman hukumannya paling singkat 5 (lima) tahun, dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan denda paling sedikit Rp 1 miliar, paling banyak Rp 10 miliar, terangnya.

Selain  menangkap tersangka AD, Satresnarkoba juga menangkap tersangka pengedar pil Trihexipenidyl. Yakni Dhecky Sinantan, warga jalan Brigjen Katamso III RT.02/RW.14 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

Tersangka ditangkap petugas Rabu malam (2/11) sekira jam 21.00 WIB di Jalan Dr Sutomo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, saat akan mengantarkan pil trihexipenidyl kepada relasinya.

“Sebanyak 77 butir trihexipenidyl yang disimpan didalam dompet disita petugas sebagai barang bukti (BB). Kepada petugas tersangka mengaku, barang haram tersebut didapatkan dari seseorang berinisial L yang kini menjadi buron”.

“Tersangka dijerat pasal 196 dan pasal 197 ayat (1), Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Ancamannya 15 tahun penjara, dan denda Rp 1,5 miliar”, tandas Kasat Resnarkoba Dodik Wibowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here