BALIKPAPAN, Sabtu (14/3) suaraindonesia-news.com – Guna memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat terpenuhi selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan melalui program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp2 triliun.
Angka ini tercatat mengalami kenaikan sebesar 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,8 triliun. Program yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” ini telah bergulir sejak 13 Februari hingga puncaknya pada 17 Maret 2026 mendatang.
Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah diserap masyarakat mencapai Rp1,16 triliun atau sekitar 60% dari total pagu yang disiapkan. Sementara itu, dari sisi paket penukaran, masyarakat sangat antusias dengan terserapnya 24.027 paket atau 90% dari total kuota 26.620 paket.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menyampaikan bahwa sisa alokasi ULE akan dioptimalkan pada minggu terakhir Ramadan, khususnya pada 13 hingga 17 Maret 2026.
“Sisa proporsi penukaran saat ini didominasi oleh Uang Pecahan Besar (UPB) untuk memenuhi kebutuhan transaksi retail dan pembayaran dalam nominal besar,” ujar Robi, melalui keterangan resminya, pada Sabtu, (14/3).
Untuk menjangkau layanan ini, BI Balikpapan membagi rangkaian layanan penukaran dalam dua termin yang mencakup wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.
Pada termin I dilaksanakan pada 14–27 Februari 2026, dengan menjangkau rumah ibadah seperti Masjid At Taqwa, Islamic Center, Masjid Al Ula, dan Masjid Al Amin. Selain itu, layanan merambah ke Bazar Ramadan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Festival Ekraf di Taman Bekapai.
Termin II pada 1–15 Maret 2026, dengan melibatkan ribuan titik loket perbankan, kas keliling di 9 pasar Ramadan, hingga layanan terpadu di BSCC Dome Balikpapan dengan kuota 3.000 paket melalui aplikasi PINTAR.
Memasuki masa mudik Lebaran, BI Balikpapan juga menghadirkan program strategis “Layanan Peduli Mudik”. Pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026, BI akan membuka gerai penukaran di dua titik transportasi utama, yakni Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang.
“Kami menyediakan kuota tambahan sebanyak 400 paket di bandara dan pelabuhan. Ini bertujuan memudahkan para pemudik yang akan berangkat agar tetap bisa membawa uang layak edar ke kampung halaman,” tambahnya.
Meski menyediakan uang tunai dalam jumlah besar, Bank Indonesia tetap mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan transaksi digital. Penggunaan mobile banking, internet banking, hingga optimalisasi QRIS sangat disarankan untuk keamanan dan efisiensi bertransaksi selama bulan suci dan hari raya.
Melalui sinergi bersama Perbankan, Pegadaian, dan Perbarindo, Bank Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan Rupiah yang berkualitas guna mendukung perputaran ekonomi di Kalimantan Timur.












