Setubuhi ABG 16 Tahun di Kawasan Songgoriti, Pemuda Asal Poncokusumo Malang Ditangkap Polisi

Satreskrim polres Batu amankan Pelaku YR pesetubuhan anak dibawah umur.

KOTA BATU, Senin (11/11/2019) suaraindonesia-news.com – Yusron 18 tahun warga Desa Wonomulyo, RW 07 Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, ditangkap polisi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu usai menyetubuhi Anak Baru Gede (ABG) yang masih berumur 16 tahun. Gadis yang baru lulus SMP ini disetubuhi hingga dua kali di kawasan Villa Songgoriti Kota Batu.

Akibat perbuatanya, pemuda yang tidak sampai lulus SMP ini dijerat dengan Undang-undang perlindungan anak UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 yang talah dirubah kedua dengan UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan bahwa penangkapan pelaku itu berawal dari persetubuhan Pelaku dengan korban di salah satu Villa di kawasan Songgoriti pada Rabu (23/10) lalu.

“Kejadian itu berawal saat tersangka YR dan korban Kl berkenalan melalui media sosial Facebook sekira bulan September 2019, kemudian bertukar nomor HP dan chattingan melalui aplikasi Whatsapp,” kata Kapolres Batu, saat ditemui di Mapolres Batu, Senin (11/11).

Kemudian tersangka YR mengajak ketemuan korban Kl Pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2019 sekira pukul 17.00 wib dan kemudian dijemput oleh tersangka YR di depan rumahnya diTondo Asri Rt.062 Rw.014 Desa Pajaran Kec. Poncokusumo Kab. Malang.

“Setelah itu tersangka YR mengajak korban KL pergi jalan-jalan dan makan ayam geprek di daerah Malang kota, kemudian tersangka YR memiliki niat untuk mencoba mengajak korban KI ke ViIla di daerah Songgoriti Batu,” jelas Harvi panggilan akrab Harviadi Agung Pratama.

Lanjutnya, sesampai di Villa Songgoriti tersangka YR mengajak korban Kl masuk kedalam kamar, kemudian mengunci pintu kamar tersebut Ialu tersangka YR mengajak korban Kl untuk berhubungan layaknya suami lstrl sebanyak 2 kali dalam semalam.

Keesokan harlnya tersangka YR mengantar korban Kl pulang dan diantar kerumah kakeknya yang terletak di Desa Nginggit Kec. Poncokusumo Kab. Malang.

“Korban bercerita kepada orang tuanya atas yang dialaminya, Pada tanggal 24 Oktober 2019, kemudian orang tua korban me|aporkan kejadian tersebut ke Polres Batu Pada tanggal 29 Oktober 2019,” ungkapnya.

Lalu, lanjutnya, Pada tanggal 30 Oktober 2019 anggota Sat Reskrim Polres Batu melakukan penangkapan terhadap tersangka YR di rumah kakak tersangka yang terletak di kecamatan Kondang legi Kabupaten Malang.

Selain melakukan penangkapan terhadap pelaku, Polisi juga melakukan penyitaan terhadap barang bukti dari saksi KL berupa satu buah kaos warna merah muda motif garis-garis, satu buah celana celana jean warna biru, satu buah celana dalam dan bra warna putih.

“Kami juga mengamankan barang bukti dari tersangka berupa satu buah jaket warna abu-abu dan satu buah motor Suzuki Satria FU warna hitam beserta kunci motor, HP dan hasil VER terdapat robekan pada selaput dara korban,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Oca


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here