Setelah Sidak, PT Mutiara Halim Sulit Ditemui

Kantor PT Mutiara Halim

LUMAJANG, Jumat (14/6/2019) suaraindonesia-news.com – Terkait dengan sidak di portal timbangan pasir PT Mutiara Halim, tadi malam oleh Bupati Lumajang, pimpinan PT Mutiara Halim masih sulit untuk ditemui.

Sejumlah awak media siang tadi sudah mendatangi kantor PT Mutiara Halim di jalan Sunandar Priyosudarmo No 37, Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk meminta keterangan. Namun pimpinan PT Mutiara Halim enggan untuk menemui sejumlah wartawan. Bahkan beberapa wartawan balik hingga 2 kali.

“Saya tidak berani menghubungi pimpinan kalau sudah pulang, mas, maaf,” kata seorang cewek pekerja di PT Mutiara Halim dengan sopan, siang tadi.

PT Mutiara Halim, berdasarkan hasil sidak Bupati telah terbukti melakukan tindakan diluar prosedur sebenarnya dengan mencetak kupon atau tanda bukti pungutan yang tidak secara resmi dikeluarkan oleh Pemkab Lumajang.

“Perda yang dicantumkan itu sudah tidak lagi berlaku, karena Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKP) itu sudah tidak ada lagi,” kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq semalam.

Dan ini, kata Cak Thoriq, panggilan akrabnya, kupon tersebut dicetak dan diperbanyak sendiri oleh PT Mutiara Halim, bukan oleh Pemkab Lumajang.

“Banyak unsur, mulai pemalsuan, tidak sesuai prosedur ketentuan, banyak hal lainnya yang melanggar ketentuan,” tegasnya.

Pihaknya, kata Cak Thoriq, akan mengkaji kembali.
Kertas ini, menurutnya menjadi bukti kuat dan dalam waktu dekat akan menjadi sebuah keputusan terhadap tindakan PT Mutiara Halim tersebut.

“KSO sudah diatur. Ini bukan pajak. Per hari diketahui penghasilan PT Mutiara Halim sekitar Rp. 50 jutaan,” ujarnya lagi.

Koordinator pekerja dan 2 orang Kasir menjelaskan jika dirinya tidak memgetahui kalau surat itu tidak berlaku.

“Itu dari Mbak Pur Sekretaris dan Bendahara di kantor,” katanya waktu itu.

Kejadian ini jelas diduga pemalsuan, sebab ada kupon berlogo Pemkab Lumajang.

Beberapa sopir truk pasir, ketika ditanya, Bupati Lumajang juga menyampaikan kalau dirinya selalu diberi 2 karcis dengan jenis berwarna putih dan ada logo Pemkabnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here