Setda Raja Ampat Gelar Ramah Tamah Bersama Marinda

Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) Bersama Istri Saat Memberikan Ucapan Terimakasih sekaligus berpamitan Kepada Seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara Atas Dukungannya Selama Memimpin Raja Ampat
Raja Ampat, Suara Indonesia-News.Com-Acara ramah tamah Korpri, TNI, Polri dan masyarakat yang digelar oleh Sekertariat daerah (Setda) kabupaten Raja Ampat pada, Rabu (18/11/2015) bertempat di gedung graha pari distrik kota Waisai Ibukota Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan ini digelar dalam rangka berakhirnya masa jabatan Drs, Marcus Wanma, M. Si dan Drs. Inda Arfan, M.Ec.Dev (Marinda) sebagai bupati dan wakil bupati Raja Ampat selama dua periode atau sepuluh tahun.Giat ini dihadiri, pelaksana tugas harian (Plth) bupati Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M. Si, pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Raja Ampat, para muspida, staf ahli, kepala SKPD dan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah.Tidak ketinggalan tokoh, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh perempuan menghadiri acara ramah tamah tersebut.

Diperkirakan sekitar kurang lebih seribu pasang mata yang menyaksikan moment yang sangat bersejarah bagi perjalanan kepemimpinan (Marinda) Marcus Wanma-Inda Arfan selama satu dekade memimpin kabupaten Raja Ampat dari tiada menjadi ada hingga nama Raja Ampat menuju wisata dunia, acara ini diawali dengan pemutaran film dokumenter yang mengisahkan tentang kepemimpinan Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) selama sepuluh tahun memimpin Kabupaten Raja Ampat dari tiada menjadi ada.

Ketua DPRD kabupaten Raja Ampat, Henry, AG. Wairara menyampaikan pesan dan kesan melalui ketua komisi C yang juga ketua fraksi partai Golkar, Reynold, M. Bula, SE, M. Si menuturkan, atas nama lembaga dan masyarakat Raja Ampat, kami mengucapkan banyak terimakasih bagi pasangan Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) atas dedikasinya selama sepuluh tahun memimpin Kabupaten Raja Ampat dari tiada menjadi ada hingga nama Raja Ampat namanya tersohor hingga ke pentas dunia melalui bidang pariwisata.

Reynold menambahkan Raja Ampat sangat membutuhkan sosok pemimpin seperti Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) melalui kerja kerasnya yang tanpa kenal lelah membangun daerah bahari ini menjadi daerah pariwisata no wahid di Indonesia sebenarnya kata Reynod, kami sangat berat melepas sosok pemimpin seperti Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) namun karena peraturan akhirnya kita harus berpisah dengan bapak pembangunan kabupaten Raja Ampat Marcus Wanma Dan Inda Arfan (Marinda), walau demikian nama Marinda tidak akan pernah sirna dalam
sejarah berdirinya Kabupaten Raja Ampat.

Reynold mengatakan tahun 2017 mendatang, kami siap mengusung Marcus Wanma-Inda Arfan ke pensta demokrasi pemilihan kepala daerah provinsi Papua Barat, tandasnya.Sementara itu Pelaksana tugas harian (Plth) bupati Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M. Si dalam sambutannya mengungkapkan, sampai kapan pun Raja Ampat akan selalu merindukan sosok pemimpin seperti Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) selama dua periode (sepuluh tahun) memimpin kabupaten Raja Ampat sebagai bupati dan wakil bupati dengan kerja keras Marinda mendorong, mendayung dan mengubah sebuah kampung kecil dengan 20 keluarga kecil yang dikelilingi hutan dan deru ombak yang sunyi, kini kata Yusuf Salim, Raja Ampat berubah menjadi kota baru dengan segala perangkat modernnya hingga kabupaten Raja Ampat dinobatkan sebagai daerah otonom baru sebagai kota bahari dengan kekayaan sumber daya alam lautnya seperti terumbu karang dan ikan yang menjadikan nama Raja Ampat menjadi pusat destinasi wisata bahari dunia.

Yusuf Salim menambahkan,atas nama pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Raja Ampat mengucapkan tanda terimakasih atas jasa dan pengabdian Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) selama sepuluh tahun memimpin daerah bahari ini dari tiada menjadi ada.

Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda) dalam sambutannya mengatakan, Proses
pembangunan kabupaten Raja Ampat, kini dan dimasa yang akan datang tidak lagi dimulai dari titik nol, pengabdian kami pun telah berakhir di tebing waktu, Marinda mengajak semua masyarakat Raja Ampat untuk terus berbakti, mengabdi, mencurahkan hati dan pikiran untuk kemajuan tanah ini.

Marinda berpesan, tingkatkan semangat kesatuan, solidaritas, kerjasama dan persaudaraan dan jagalah selalu peradapan tanah ini, sebagai negeri yang damai, masyarakatnya santun dan toleran.

Marinda menambahkan, agar potensi dan kearifan lokal yang kaya ini akan selalu dikembangkan, demi kemajuan Raja Ampat dan kejayaan Indonesia. Kita semua adalah pemimpin dan pelaku perubahan, teruslah berkarya dan berikan yang terbaik untuk Kabupaten Raja Ampat yang kita cintai bersama ini, pungkasnya.Acara ramah tamah dalam rangka berakhirnya masa jabatan Drs, Marcus Wanma, M.Si dan Drs. Inda Arfan, M.Ec.Dev sebagai bupati dan wakil bupati Raja Ampat ini ditutup dengan prosesi adat pengembalian dari pemerintah daerah Raja Ampat kepada pihak keluarga Marcus Wanma-Inda Arfan (Marinda).(Zainal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here