Seriusi Pariwisata, Bupati Faida Segera Bangun Museum Seni dan Budaya

Dr Hj Faida, MMR, saat wawancara dengan awak media. Foto: Istimewa

JAKARTA, Sabtu (22 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, berkeinginan kuat untuk merencanakan pembangunan sebuah museum seni dan budaya di Kabupaten Jember.

Hal itu sebagai langkah pemerintah daerah menjaga kelestarian dan memelihara catatan torehan sejarah seni dan budaya di Jember, agar terarsip dengan baik.

Bupati Jember Faida, mengatakan bahwa museum yang direncanakan didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember itu, juga akan mengarsipkan busana national costume yang telah diperagakan dalam ajang dunia, meraih juara dan prestasi dunia oleh JFC.

“Ya termasuk nanti di dalamnya ada busana busana dan prestasi busana national costumnya, JFC yang telah mendunia itu, biar terawatt baik,” kata Faida kepada awak media di Jakarta.

Kata Faida, impact besar dari kegiatan seni budaya JFC ini patut ditingkatkan sehingga menambah ekonomi masyarakat Jember. Baca Juga: Perhelatan JFC 9 – 13 Agustus 2017, Raih 13 Penghargaan Kelas Dunia

Banyaknya outlet busana JFC, souvenir JFC, toko JFC, inspirasi busana karya JFC, karnaval daerah daerah dan desa terinspirasi JFC, sudah sangat meluas.

“Mau tidak mau, masyarakat Jember harus menerima dan bersyukur,” ujarnya.

Kalau di daerah lain sedang berjuang, Jember sudah memilikinya dan patut merawat dan menindaklanjutinya.

Dia berharap tahun ini, ada peningkatan jumlah wisatawan manca negara (wisman). Tahun 2016, lebih dari 25.000 wisman dan wisatawan dalam negeri, untuk wisman Faida, berharap ada peningkatan 2000 orang.

“Kita berharap dapat meningkat untuk manca negara sekitar 2000 an. Tentu dengan meningkat itu kita siapkan paket wisata baru baik pre event dan paska event, antara lain City Tour, kunjungan ke Museum Tembakau, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Papuma, Watu Ulo, Teluk Love, dan destinasi wisata lain sebagai pilihan,” beber Faida.

Sedikit membocorkan rencana nya untuk membangun dua museum sekaligus di Jember, yakni Museum Diorama untuk konstitusi dan Pancasila, serta Museum Seni dan Budaya.

“Tahun 2018 ini persiapan perencanaan,” paparnya.

Pertimbangannya, Bahwa Jember memiliki potensi luar biasa bagi wisata. Wisata religi dan edukasi bagi Jember begitu besar.

“Dan itu tertuang pada RPJMD lima tahun mendatang bertekad jadikan Jember sebagai destinasi wisata utama di Jawa Timur,” imbuhnya.

Di tempat lain, Dynand Fariz, Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) juga menyambut baik keinginan Bupati Jember Faida, tersebut karena dirinya juga menginginkan berdirinya museum seni dan budaya.

“Tujuannya, agar catatan sejarah seni, barang seni, dan prestasi seni budaya di Jember tidak akan hilang tetapi terarsip dan terawat baik,” kata dia singkat.

Sekadar diketahui, di Jember segera berdiri wisata edukasi baru, berupa investasi dari Trans Corp, yakni Transmart (Trans Studio) termasuk segera didirikan museum Diaroma sebagai pertama kali dan satu satunya Museum Konstitusi dan Pancasila di tingkat Kabupaten se Indonesia.(Guntur/Zaini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here