Sepekan, Polres Probolinggo Kota Bekuk 7 Tersangka Budak Narkoba Dan 2 Tersangka Budak Okerbaya

oleh -1.517 views
Konferensi Pers, Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari tunjukkan para tersangka budak narkoba dan tersangka edar gelap okerbaya. Selasa (24/11) siang.

PROBOLINGGO, Selasa (24/11/2020) suaraindonesia-news.com – Dalam kurun waktu sepekan jajaran Satuan Narkoba Polres Probolinggo Kota (Polres dan jajaran Polsek) berhasil mengungkap 7 (tuju) kasus perkara pidana.

Dari 7 kasus perkara pidana yang diungkap tersebut, 6 kasus perkara tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu, dengan 7 (tuju) orang tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti (BB) berupa sabu-sabu seberat 13,03 (tiga belas koma nol tiga) gram, dan 1 (satu) kasus perkara tindak pidana edar farmasi dengan 2 (dua) orang tersangka diamankan beserta BB berupa pil Dextro sebanyak 2009 (dua ribu sembilan) butir, dan 100 (seratus) butir pil Trihexiphenidyl.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari dalam konferensi pers yang digelar dihalaman Mapolres, Selasa (24/11) siang, kepada sejumlah awak media mengungkapkan, Satuan Narkoba Polres Probolinggo Kota, Polres dan jajaran Polsek berkomitmen untuk membrantas semua peredaran narkoba maupun peredaran gelap obat keras berbahaya (Okerbaya) di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

“Dalam sepekan ini kita berhasil mengungkap 6 kasus narkoba dan menangkap 7 orang tersangka serta mengamankan barang buktinya, serta mengungkap 1 kasus edar gelap farmasi dengan 2 tersangka beserta barang bukti ribuan okerbaya kita amankan. Dari 9 tersangka ini, salah satu tersangka adalah sebagai aparat Pemerintah Desa (Perangkat Desa),” ungkap AKBP RM Jauhari.

AKBP RM Jauhari mengatakan bahwa saat ini kasusnya masih di dalami, sampai saat ini proses tetap berlanjut dan terus dikembangkan sampai bisa membuka jaringan ini.

“Para tersangka ini merupakan pengedar dan pemakai. Ada yang baru dan ada yang merupakan pemain lama, tambah mantan Kapolsek Metro Tanah Abang ini,” ujarnya.

Ia tegaskan, tersangka budak narkoba dijerat UU RI No.35 tahun 2009 tentang natkotika.

“Untuk tersangka edar gelap farmasi dijerat UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan,” ujarnya.

Data yang dihimpun wartawan suaraindonesia-news.com Probolinggo Raya dari Satuan Narkoba Polres Probolinggo Kota, 7 orang tersangka kasus narkoba yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial; 1).UF (30), almat Dusun Pentongan RT.021/RW.004 Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. 2).MS (40), alamat Dusun Kopangan RT.020/RW.04 Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. 3). HP (30), alamat Jalan Cokroaminoto VII/02 RT.01/RW.04 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. 4).S (45), alamat Dusun Gerdu RT.01/RW.01 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. 5).EB (29), alamat Jalan Wortel Mangunsidi RT.01/RW.06 Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. 6).SAF (38), alamat Jalan Ikan Cumi-Cumi RT.02/RW.06 Kelurahan Mayangan Kota Probolinggo, 7).A (37), alamat Dusun Melati RT.013/RW.002 Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Sedang dua orang tersangka edar gelap farmasi yang ditangkap masing-masing berinisial AW (29), alamat Dusun Krajan RT.006/RW.003 Desa Dungun, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Dan U (26), alamat Dusun Rancang RT.009/RW.037 Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Reporter : Singgih Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *