PAMEKASAN, Rabu (02/09/2020) suaraindonesia-news.com – Wakil Bupati Pamekasan Raja’e, mengatakan sensus penduduk pada tahun ini diperkirakan akan selesai dalam 3 bulan, terhitung sejak September-November mendatang.
Waktu tersebut sudah sesuai dengan estimasi untuk memperoleh keakuratan data mengenai tolok ukur penghasilan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Tujuannya agar tidak ada ketimpangan, karena berbekal data tersebut kita akan tahu sejauh mana angka masyarakat yang masih dengan kategori menengah ke bawah,” terangnya.
Berbekal data tersebut, kata Raja’e, Pemkab Pamekasan akan mampu mengetahui peta penduduk sebagai acuan untuk membuat kebijakan. Hal utama yang menjadi sasaran adalah agar kebijakan itu bisa menekan laju kemiskinan di Kabupaten.
“Jumlah antara si miskin dan si kaya akan diketahui dengan adanya sensus penduduk. Sehingga kita bisa mengambil rujukan langka dan kebijakan untuk mengevaluasi di bidang ekonomi,” jelasnya.
Eks Kepala Desa Bujur Barat itu berharap agar para petugas bisa bekerja maksimal, dan rakyat pamekasan bisa antusias untuk menyukseskan sensus penduduk pada Tahun 2020. Lebih-lebih di masa pandemi covid-19, Ia juga meminta agar warga tetap mematuhi prokes covid-19.
“Tanpa antusias masyarakat, tentu para petugas sensus tidak akan bisa memberikan keakuratan data, sehingga nantinya dampaknya pada kebijakan pemerintah,” tutupnya. (Adv)
Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela












