Sempat Hilang, Wanita Tua di Sultra Ditemukan Dimakan Ular Sanca

oleh
Sejumlah Warga Desa Mabolu, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Saat Berusaha Mengeluarkan Wa Tiba dari Perut Ular sanca (Ular piton). Jumat (15/6/2018).

MUNA SULTRA, Sabtu (16/06/2018) suaraindonesia-news.com – Nasib nahas menimpa Ibu Wa Tiba (54) Tahun, warga Desa Mabolu, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Wanita tua  ini disantap Ular sanca (Ular piton) di lokasi kebunnya. Jumat (15/6/2018).

Tubuh Wa Tiba pun berusaha dikeluarkan dari dalam perut ular buas tersebut dengan cara dibelah oleh warga yang bertepatan hari raya Idul Fitri 1 syawal 1439 H.

Info dari keluarga korban, kejadian berawal dari kecurigaan anak korban yang mencemaskan ibunya yang tak kunjung pulang dari kebun pagi hari untuk melaksanakan Sholat Ied, sebelumnya korban pamit hendak pergi ke kebun satu hari sebelum peristiwa terjadi.

Saat dilakukan pencarian dibantu warga sekitar, warga mendapati sandal, parang dan senter korban tercecer di sekitar lokasi. Kecurigaan makin bertambah saat rumput di sekitar wale (pondok kebun) tampak menunduk seperti ada bekas hewan buas besar usai memangsa buruannya.

Baca Juga: Terima SP3, Azam Khan: Ini Kado Lebaran Istimewa Untuk Habib Rizieq Dan Penegakan Hukum

Setelah dilakukan pencarian di sekitar kebun dan semak belukar dibantu petugas dari polres Muna, akhirnya seekor ular piton didapati sudah tidak dapat bergerak lagi yang tampak kekenyangan karena perutnya membesar.

Warga pun menangkap dan membawa ular tersebut ke tengah kampung untuk di dibelah perutnya. Begitu dibelah betapa kagetnya warga, jasad Wa Tiba terlihat didalam perut ular itu.

https://youtu.be/U-wmkmgr7Nw

Menurut Kapolres Muna, AKBP Agung Maros, peristiwa itu terjadi ketika Wa Tiba mengecek kebunnya di Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia, pada Kamis (14/6). Hingga Jumat (15/6) pagi, Wa Tiba tidak kunjung pulang. Warga dan polisi lalu mencarinya dan menemukan ular sanca pada pukul 09.00 Wita.

“Warga yang curiga membawa ular tersebut ke dalam desa dan membelah ular tersebut. Betul, korban ditemukan dalam perut ular dalam keadaan utuh. Sayangnya, korban sudah tidak bernyawa,” jelas Kapolres Muna AKBP Agung Maros.

Agung menjelaskan lokasi Wa Tiba dimakan Ular sanca berada di pinggir kebun. “Kalau lokasinya (ular makan manusia) itu di pinggir kebun yang lahannya baru dibuka warga,” tukasnya. (Zaini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *