Selingkuhi Istri Tetangga, Warga Probolinggo Carok 1 Lawan 1

Reporter : Mas Bro

Probolinggo, Jumat (23/12/2016), suaraindonesia-news.com –
Bertepatan dengan Hari Ibu, Kamis (22/12/2016) sekira pukul 10.30 WIB di dusun Gunungdami, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur telah terjadi kasus penganiayaan berat (anirat) yang diawali dengan carok 1 lawan 1, antara Imam Arifin (22) dan Sulaiman (33), keduanya sama sama warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Akibat dari carok tersebut Imam Arifin (22), warga dusun Gunungdami, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo terkapar bersimbah darah, karena perut dan lengannya terkena sabetan clurit Sulaiman.

Kronologis kejadian, sekira 3 bulan yang lalu tersangka (Sulaiman) memergoki Istrinya dengan korban berselingkuh didalam kamar rumah milik tersangka, di dusun Brambang, Desa Tigasan Wetan. Namun korban saat itu berhasil melarikan diri.

Kamis (22/12/2016), sekira pukul 10.30 WIB, tersangka secara tiba tiba melihat korban lewat disebelah rumah tersangka sambil membawa celurit.

Melihat korban lewat, tersangka tidak berpikir panjang langsung mengambil celurit dirumahnya dan terjadilah carok 1 lawan 1.

Keduanya langsung berhadapan, belum sempat korban membacok, didahului oleh sabetan clurit tersangka, mengenai bagian lengan dan perut korban.

Korban terkena sabetan clurit tersangka dibagian perut dan lengannya langsung jatuh terkapar bersimbah darah, untuk menyelamatkan jiwanya, saat itu juga korban langsung dilarikan oleh warga setempat ke RSU Lumajang.

Dari peristiwa anirat tersebut, tersangka berhasil diamankan anggota Polsek Leces Polres Probolinggo setelah kejadian. Barang bukti sebilah clurit milik tersangka ada bekas darah diamankan Polisi untuk alat bukti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here