RAJA AMPAT, Jumat (23/03/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tahun 2018 akan melakukan seleksi kepada 117 (seratus tujuh belas) Kampung (Desa) di Raja Ampat, dan akan memilih 5 (lima) Kampung yang akan memiliki administrasi yang baik dalam membuat program kerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam kepada sejumlah pewarta di kantornya belum lama ini, Rabu (21/03) siang.
“Kami akan menyeleksi Kampung-kampung,dan memilih lima kampung yang baik administrasinya dalam membuat program kerja. Yang terpilih,semua aparat kampung akan saya berangkatkan study tour di Jawa tahun 2019,” katanya.
Baca Juga: Penerbangan Kupang, Dili, Darwin Genjot Pertumbuhan Ekonomi NTT
Dijelaskannya,Tujuan seleksi tersebut untuk memotivasi kepada seluruh kampung di Raja Ampat agar berlomba-lomba membuat administrasi yang baik dalam perencanaan program kerja.
“Seleksi akan dimulai tahun 2018, kampung yang terpilih semua aparat kampungnya akan diberangkatkan study tour tahun 2019. Mulai dari pendamping, kepala kampung, sekertaris, baperkam 1 (satu) kampung 8 (delapan) orang dengan pendampingnya, mereka bisa belajar sambil refreshing, 1 atau 2 (dua) minggu baru mereka pulang,” ujar Orideko.
Ia menambahkan, Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Raja Ampat dan telah disepakati. Namun BPMK akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum dilakukan seleksi tahun 2018.
“Saya berharap kepada kepala kampung yang ada di Raja Ampat agar mengelola Dana Desa dengan baik, agar terwujud percepatan pembangunan di kampung (Desa) di Raja Ampat,” tutupnya.
Reporter : Zainal La Adala
Editor : Amin
Publisher : Imam












