Selamatkan Ekosistem, Polres Abdya Tanam Mangrove di Pantai Ujong Lama Tuha

oleh
Kapolres Abdya AKBP Moh. Basori, SIK saat menanam bibit mangrove  didampingi kabag sumda Kompol Ishaq dan personil dipesisiran kuala lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee.

ABDYA, Jumat (21/2/2020 ) suaraindonesia-news.com – Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Moh. Basori, SIK mengatakan, saat ini upaya penyelamatan lingkugan rehabilitas hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta reboisasi penghijauan sudah tidak dapat ditunda lagi  bumi ini sangat tengah menghadapi ancaman global yang sangat sangat serius.

“Seperti banjir, erosi tanah longsor, kekeringan pemanasan global dan rusak nya lingkungan alam kepunahan dan hilangnya beberapa jenis floura dan fauna kebakaran lahan dan hutan serta ledakan penduduk dan sebagainya,” katanya.

Dengan demikian, kata kapolres, lahan-lahan nanti akan berfunsi dengan baik dalam menata air menyerap dan menyimpan air lahan menjadi subur kelembaban tanah dan udara dan iklim dapat terjaga sesuai dengan keseimbangannya .

Terkait dengan isu terkini yang menjadi perhatian dunia adalah perubahan iklim dan pemanasan global dampak yang paling jelas adalah makin panjang nya musim panas dan makin pendeknya musim hujan makin banyak nya wabah penyakit endemik yang lama dan yang baru yang merata terus bermunculan demam berdarah diare, malaria dan yang terkini  adalah virus corona yang semakin merebak dimana mana, mengingat dampaknya yang begitu luas maka perlu komitmen seluruh komponen masyarakat untuk bersama sama mengatasi pemanasan global upaya yang dapat dilakukan diantara nya adalah dengan banyak penanaman pohon dan pemeliharaan pohon, penanaman pohon yang perlu digalak kan karna pohon ini mampu menyerap kadar CO2 dan atmosfir.

Dijelaskan Kapolres, pohon juga bermanfaat ganda bagi manusia dan lingkungannya yaitu mengatur kekayaan dan meyuburkan kualitas tanah kita agar mangrove (bakau) yang kokoh mampu berfungsi sebagai penahan abrasi  dan dapat berkembang biak habitat hewan antara lain ikan, kepiting, udang kerang dan lain lainya dengan demikan dapat meningkat kan prekonomian masyarakat disamping upaya memperbanyak pepohonan dan tanaman serta melestarikan hutan.

“Mari kita terus lestarikan lingkungan dengan melakukan gaya hidup hidup atau gugrit dan ramah lingkungan agar kita hudup sehat dan sejahtra,” tegas kapolres.

Kapolres menambahkan, penanaman 1500 pohon mangrove di pesisiran kuala lama Tuha tersebut Polres Abdya berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya dan pengelola destinasi wisata setempat.

Dikesempatan itu Bupati Abdya Akmal Ibrahim, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setdakab Nyakseh, SH mengatakan, bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan padahariini.

“Semoga momentum penanaman pohon Mangrove di pesisir pantai pada hari ini sebagai usaha kita bersama dalam menjaga dan melestarikan ekosistem hayati di sekitar desa Lama Tuha ini yang kita lihat kian hari semakin berkurang,” sebutnya

Selanjutnya, terkait dengan kegiatan penghijauan ini tentunya kami juga berterima kasih kepada segenap Polri dan jajarannya dalam lingkup Kabupaten Aceh Barat Daya yang telah berkontribusi dan ikut memelihara keasrian wilayah pesisir pantai dengan melakukan penghijauan melalui penanaman bibit pohon Mangrove.

“Seperti yang kita ketahui bersama sebagai negara kepulauan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan mangrove terbesar di dunia. Hutan mangrove memiliki peranan penting dan manfaat yang banyak baik langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan sekitar khususnya bagi penduduk pesisir,” ujarnya.

Lanjutnya, pohon mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya intrusi air laut kedaratan.
Selain itu, pohon Mangrove juga mempunyai beberapa keterkaitan dan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia, baik fungsinya dalam penyediaan bahan pangan, papan, kesehatan, dan untuk lingkungan.

Kami berharap nantinya kegiatan ini tidak sebatas seremonial saja, mengingat dalam kurun waktu dua tahun terakhir wilayah pesisir pantai di Abdya rutin terjadiabrasi.

“Melalui penanaman bibit Mangrove akan sangat efisien dalam upaya melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisantanahakibatairlaut,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, selaku pemerintah daerah sangat mendukung terlaksananya kegiatan ini guna terus memelihara ekosistem pantai yang ada di kabupaten Aceh Barat Daya, khususnya di desa Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee ini.
Ke depan kami mengajak segenap elemen terkait.

“Mari kita tingkatkan kembali sinergisitas dan komitmen bersama untuk melanjutkan program-program pembangunan di Kabupaten Aceh Barat Daya, khususnya pemeliharaan lingkungan dan mari kita jaga dan pelihara kawasan pantai daerah kita agar terlindungi dari musibah-musibah pantai,” pungkasnya.

Pantauan awak media, turut hadir dalam penanaman mangrove tersebut, Waka Polres Kompol Zainuddin dan pejabat utama Polres Abdya lainnya, Ketua Bhayangkari Cabang  Abdya, Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana 0110 Abdya, Ketua Dharma wanita, Kasi Pidsus Kajari Riki Guswandri, SH, Dandim 0110/Abdya  diwakili kapten Inf Fajar Setiawan, Pos TNI AL, Asisten III Setdakab. Abdya Nyakseh, SH, Kadis pertanian dan pangan drh. Nasruddin, BPBK Amiruddin, Kadis  DKP Asnir Agus, Keuchik, Tagan, SAR, kelompok tani, dan masyarakat sekitar.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *