Selain Arogan, Keuchik Teupin Pukat Dinilai Tidak Transparan Dalam Mengelola DD

oleh -175 views
Anshari Warga Desa Teupin Pukat saat memberikan keterangan kepada awak media di halaman Masjid.

ACEH TIMUR, Senin (26/04/2021) suaraindonesia-news.com – Salah satu penyebab terjadinya polemik dalam Gampong disebabkan tidak transparannya para pemangku kepentingan khusus nya Kepala Desa/Keuchik dalam pengelolaan Dana Desa, seperti yang di terjadi di Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam baru-baru ini.

Adapun polemik yang terjadi di Desa Teupin Pukat, masyarakat menilai Keuchik sangat tertutup atau tidak transparan dalam mengelola Dana Desa, setelah terungkap adanya penyelewengan anggaran tahun 2019 yang berawal dari kegiatan pengadaan bantuan sosial dalam bentuk bantuan beras dan telur ayam yang tidak disalurkan kepada yang berhak menerima. Setelah dikomplain oleh warga dan diberitakan di media Keuchik baru kebakaran jenggot dan baru sibuk menyalurkan bantuan beras tersebut.

Hal itu diungkapkan warga Dusun Pendidikan Desa Teupin Pukat Ansari (53) kepada awak media Jumat (23/04).

“Kita sangat kecewa terhadap sistem pengelolaan Dana Desa yang tidak terbuka kepada masyarakat, selain tidak terbuka Keuchik juga sering bersikap arogan,” kata Ansari.

“Selama ini pengelolaan Dana Desa sangat tertutup alias tidak terbuka kepada masyarakat dan banyak menuai masalah, seperti bantuan sosial berupa beras tahun 2019 dan penyaluran dana BLT pada tahun 2020,” ungkapnya yang dibenarkan oleh warga lain nya.

Menurut Ansari, selain tidak terbuka, keuchik sangat arogan, sering marah-marah kepada warga apalagi jika mempertanyakan masalah anggaran Desa.

“Kami masyarakat awam sangat susah dalam menyampaikan aspirasi, karena sikap keuchik sangat arogan, apalagi keberadaan Tuha Peut Gampong(TPG) tidak berfungsi, hanya ketua TPG yang berperan sedangkan anggota lain nya tidak bisa berbuat apa-apa,” terang nya.

Sementara Keuchik Tepin Pukat saat dikonfirmasi terkait tudingan warga melalui saluran telpon dan pesan whatsaap hanya dibaca tanpa memberikan penjelasan apapun.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *