Sekda Aceh Timur; ASN Harus Disiplin dan Taat Peraturan

oleh -131 views
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, H.M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP sedang menyematkan tanda peserta Diklat Pelatihan dasar secara simbolis kepada dua orang peserta di Aula Gedung Diklat (ex SKB) BKPSDM pada Senin, 15 Juli 2019.

IDI, Senin (15/7/2019) suaraindonesia-news.com – Taat peraturan dan disiplin merupakan keahrusan dan kwajiban bagi Setiap Aparatur Sipil Negara Atau ASN, sebab untuk menungkatkan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat para ASN diharuskan mampu memberikan pelayanan yang prima dan untuk tercapainya hal tersebut setiap ASN harus mematuhi peraturan dan disiplin kerja yang diwajibkn kepada merka.

Sejauh ini maslah kedisiplinan bagi ASN di Aceh Timur menjadi suatu sorotan yang khusus terutama setelah mendapat teguran dari BPK mengenai kedisiplinan ASN dimana ada ASN yang tidak pernah bekerja selama betahun akan tetapi masih menerima gaji sebagai ASN.

Hal tesebut dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, H.M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP ketika membuka secara resmi Diklat Pelatihan Dasar bagi Calon Pegawai negei Sipil Formasi umum Kabupaten Aceh Timur di aula Diklat BKPSDM Aceh Timur pada Senin, 15 Juli 2019.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupatn Aceh Timur mengingatkan kepada seluruh peserta Diklat pelatihan dasar agar bisa menjalankan kwajiban sebagai ASN dengan disiplin yang penuh terutama bagi mereka yang bertugas di tempat terpencil di Kabupaten Aceh Timur.
Sebab daerah-daerah tersebut merupakan pilihan bagi calon CPNS ketika mendaftar untuk menjadi PNS/ASN di Aceh Timur, oleh karenanya jalankan tugas di tempat yang sudah menjadi pilihan anda dengan baik guna memberikn pelyanan bagi masyarakat.

“Keberadaan suadara-sudara di sana merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah dan saya selaku Sekretaris daerah tidak mau mendengar adanya permohonan pindah tugas ke daerah asal masing-masing setelah murni menjadi ASN karena hal tersebut dapat merugikan pemerintah kabupaten Aceh timur,“ terangnya.

“Jika pada dasarnya tidak mau bertugas di daerah terpencil dari awal jangan ikut tes CPNSD di Aceh Timur, biarkan saja orang lain atau putra Daerah yang bersedia bertugas di daerah tersebut yang ikut tes CPNS, sebab pemetaan penerimaan CPNS Aceh Timur untuk daerah-daerah terpencil dimana masyarakat sangat butuh pelayanan dari Aparatur Sipil Negara “ imbuhnya.

Selain itu, masalah kedisiplinan ASN juga harus diutamakan jangan sampai sudah lewat menjadi ASN/PNS malah tidak masuk kerja dengan alasan sangat jauh dan terpencil “perlu diingat apabila saudara tidak melaksanakan tugas selama berbulan-bulan namun masih menerima gaji maka gaji tersebut haram anda pergunakan dikarenakan tidak menjalankan kewajibannya sebagai seorang ASN/PNS dan jangan permasalahan ditambah dengan Narkoba dan Perceraian yang menjadi polemik bagi Pemerintah Aceh Timur.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, H.M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP mengatakan upaya membentuk sosok Pegawai Negeri Sipil yang profesional, kehadiran sebuah pelatihan dasar merupakan salah satu metode untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan riil aparatur dengan kompentensi jabatan yang dipersyaratkan.

“Pelatihan dasar ini merupakan salah satu agenda yang menjadi syarat utama bagi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil untuk dapat memasuki jenjang sebagai Pegawai Negeri Sipil secara penuh,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Pelatihan Dasar tentunya memiliki peranan penting dalam membentuk sosok aparatur pemerintah yang merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dalam hal pelaksanaan latsar yang diikuti ini nantinya akan dibiasakan dengan aturan – aturan kedisiplinan yang akan diterapkan selama menjalankan masa latsar. Hal ini pada awalnya akan dirasakan cukup berat untuk dijalani, namun sebagai wadah pembentukan Pegawai Negeri Sipil yang ideal, sehingga sebagai peserta latsar harus senantiasa menjalankan apa yang telah digariskan selama pelaksanaan latsar ini berlangsung.

Perlu saudara – saudari ketahui, bahwa apa yang akan dikondisikan selama latsar berlangsung memiliki nilai – nilai filosofi dalam dunia kerja.

Dalam pelaksanaan latsar nantinya saudara – saudari akan disibukkan dengan padatnya jadwal kegiatan, ditambah lagi dengan tugas – tugas yang harus saudara – saudari selesaikan sesuai dengan tenggang waktu yang ditetapkan, serta berbagai aturan tentang kedisiplinan yang harus dipatuhi. Kesemua itu merupakan sarana untuk membiasakan peserta latsar, agar nantinya setelah selesai melaksanakan latsar akan menjadi terbiasa dengan beban dan tuntutan pada dunia kerja yang sebenarnya.

Segala ketentuan yang dilakukan dalam pelaksanaan latsar sangat berpengaruh terhadap kelulusan peserta yang nantinya akan di evaluasi oleh tim evaluasi akhir dan hal yang senada juga dikatakan oleh Kepala BPSDM Provinsi Aceh yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural BPSDM Aceh, Nailul Authar, SE, MM.

Sementara itu Kepala BKPSDM Aceh Timur, Drs. Irfan Kamal, M.Si dalam laporannya mengatakan Pelatihan Dasar ASN/CPNS golonggan II dan III formasi umum dimulai sejak Tanggal 15 Juli sampai dengan 28 November 2019 yang diikuti sbanyak 159 peserta yang terdiri dari 40 orang golonggan II dan 119 orang golonggan III yang dibagi kedalam empat anggakatan dengan sistim pelatihan dasar CPNS mengikuti pola baru yaitu ON Campus selama 18 hari kemudian 30 hari OFF Campus kembali ke Instansi masing-masing untuk melaksanakan aktualisasi, selanjutnya kembali On Campus selama 3 hari untuk evaluasi pelaksanaan aktualisasi.

Adapun yang menjadi tenagan pengajar dalam Pelatihan Dasar bagi CPNS ini berasal dari Widyaiswara BPSDM Aceh dan para pejabat di Lingkunggan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan seluruh peserta akan diasramakan selama mengikuti Pelatihan Dasar CPNS ini.

Turut hadir dalam pembukaan Diklat Pelatihan Dasar bagi CPNS antara lain Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur, M. Amin, SH, MH, Kepala Badan Kesbang Pol Aceh Timur, H. Adlinsyah, S.Sos, M.AP serta tamu dan undanggan lainnya.

Reporter : Rusdi Hanafiah
Editor : Agira
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *