PATI, Jumat (20/08/21) suaraindonesia- news.com – Sejumlah lokalisasi (tempat prostitusi) di wilayah Kabupaten Pati, ditutup, sebagai tindak lanjut atas Deklarasi Penutupan oleh Forkompimda Pati pada Rabu (18/08).
Bupati Pati, Haryanto, memimpin apel gelar pasukan PPKM Level 3 sekaligus pengamanan penutupan lokasi prostitusi, Kamis (19/08) sore, di halaman Setda Pati.
Usai apel gelar pasukan yang dihadiri Dandim 0718/Pati dan Kapolres Pati itu, langsung menuju lokalisasi Lorong Indah (LI) di Kecamatan Margorejo dan memasang imbauan agar penghuni dan pemilik tempat tersebut segera meninggalkan lokalisasi.
“Sore hari ini adalah tindak lanjut deklarasi penutupan tempat prostitusi. Ada tahapan – tahapan, untuk pendekatan ini kita upayakan tidak ada yang membandel. Karena melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), itu pasalnya ada. Itu ada (hukuman) berlapis, ada yang 4 tahun sampai meningkat jadi cukup berat,” jelas Haryanto.
Bupati berharap, pemilik dan penghuni tempat itu dapat memahami dan mematuhi aturan, sehingga nantinya tidak perlu ada petugas yang melakukan tindakan lanjutan.
Pihaknya juga akan memberi solusi dengan pelatihan dan ketrampilan bagi warga lokalisasi yang ingin bekerja secara legal.
“Prostitusi ini sudah cukup lama sekitar 23 tahun. Digusur pindah, digusur pindah lagi. Ini digusur nanti pindah lagi, terserah pindah kemana yang penting jangan di Pati. Khususnya warga Pati, kita berikan pelatihan yang dibutuhkan, ada kecantikan, tata boga, bengkel dan kita bantu peralatannya,” jelas Bupati.
Reporter : Usman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












