BLORA, Selasa (22/7) suaraindonesia-news.com – Komunitas Sedulur Sikep Samin menggelar Ruwatan Agung di Pendopo Sedulur Sikep Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada Senin (21/7) malam. Acara ini digelar sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur sekaligus memperingati datangnya bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Ruwatan dimulai dengan prosesi Tumpengan Moco Rogo, dipimpin oleh sesepuh Sedulur Sikep, Mbah Lasiyo, yang memanjatkan doa-doa keselamatan untuk masyarakat Blora. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Penjabat Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., serta ratusan warga yang turut menyaksikan pagelaran wayang kulit.
Pagelaran wayang dengan lakon “Kresna Gugah/Bima Suci” dipentaskan oleh dalang Ki Sujiarto, S.Pd, asal Jepangrejo, Blora. Pementasan ini menjadi puncak acara yang mengangkat nilai-nilai spiritual dan moral dalam cerita pewayangan.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan ini. Kehadiran kami sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi. Semoga silaturahmi ini memperkuat sinergi untuk menjaga Blora tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Senada, Penjabat Bupati Blora, Arief Rohman, turut mengungkapkan rasa syukur dan dukungannya terhadap acara tahunan ini.
“Kami berterima kasih kepada Mbah Lasiyo dan seluruh keluarga besar Sedulur Sikep yang terus melestarikan budaya Jawa di bulan Suro. Pemerintah Kabupaten Blora akan selalu mendukung kegiatan budaya yang positif seperti ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sedulur Sikep, Poso, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan.
“Kami bersyukur dapat kembali menggelar ruwatan agung. Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan terus menghidupkan nilai-nilai leluhur,” ucapnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan penyerahan simbolis wayang kulit dari Mbah Lasiyo, Bupati Blora, dan Kapolres Blora kepada dalang Ki Sujiarto sebagai tanda dimulainya pertunjukan. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat hingga acara berakhir.












