Sebanyak 898 JCH 2024 Ikuti Manasik Akbar dan Simbolis Pelepasan, Ini Pesan Penting Bupati Sumenep

oleh -10 views
Foto : Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojodo saat memberikan sambutan ditengah-tengah ratusan JCH 2024.

SUMENEP, Rabu (05/06) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 898 Jama’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengikuti Manasik Akbar dan Simbolis pelepasan JCH Sumenep tahun 2024 yang dilepas langsung secara simbolis oleh Bupati Sumenep. Rabu (05/06/2024).

Acara tersebut bertempat di Gedung Korpri Sumenep yang juga dihadiri, Wakil Bupati Dewi Khalifah, jajaran OPD dan Kemenag setempat.

Adapun tujuan dari kegiatan itu salah satunya merupakan bentuk nayata dan kepedulian pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat jama’ah haji di Kabupaten Sumenep.

Sementara dari 898 JCH diketahui didominasi oleh jemaah asal daratan yang mencapai 746 orang, kepulauan 151 sedangkan dari wilayah luar hanya 5 orang.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojodo berharap perjalanannya para JCH mulai hari ini hingga pulang nanti selama 41 hari pulang dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

“Semoga menjadi Haji mabrur dan kembali dengan keadaan selamat, ” ucapnya.

Bupati Fauzi juga menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang sangat penting, artinya melaksanakan ibadah haji bukan hanya sekedar sebuah panggilan semata melainkan yang paling penting adalah kesehatannya sebuah fisik.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS dan PPPK di Sumenep, Bupati Fauzi Pastikan Takkan Ada Calo

“Jadi disana fisik benar-benar disiapkan sedemikian rupa, dan juga dijaga teratur dalam memenej waktu, supaya dalam menjalankan ibadah haji sempurna,” jalasnya.

Sementara Kepala Kemenag Sumenep Abd. Wasid mengatakan dalam JCH dari Kabupaten Sumenep ditahun ini terdapat JCH termuda dan tertua dengan usia 18 tahun dan tertua 98 tahun.

“Calon jemaah haji termuda itu adalah Putri Tartilatul Mufidah warga Desa Mandala sementara yang berusia 98 tahun bernama Mundhari asal Desa Basoka, Kecamatan Rubaru,” ucapnya.

Abd. Wasid juga menjelaskan dalam dari ratusan jemaah itu dibagi tiga kloter yakni 96, 97 dan 98.

“Untuk kloter 96 berangkat dari Juanda Surabaya menuju Jeddah pada 8 Juni pukul 05.25 dan tiba di Jeddah pukul 14.15 waktu setempat, untuk kloter 97 akan diberangkatkan pada 8 Juni 07.25 WIB dari Bandara yang sama tibanya disana pukul 16.20 pada 8 Juni, sementara bagi kloter terakhir yakni 98 di tanggal yang sama tapi waktunya yang berbeda, tepat pada pukul 17.40 WIB dan tiba pada 9 Juni pukul 09.25,” terangnya.

Perihal pulang kembali ke Indonesia pihaknya juga menjelaskan, bahwa bagi kloter 96 tiba di tanah air pada 19 Juli 2024 pukul 06.35 WIB, kloter 97 tiba 20 Juli pukul 01.55 sedangkan 98 tiba 20 Juli pukul 03.45 WIB.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan