Kota Malang, Suara Indonesia-News.Com – Ketua Penyelenggara Konferensi PGRI Tk. Kota Malang, Burhanuddin, pada pelaksanaan konferensi yang digelar di hotel regent, sabtu 19 September 2015, menginformasikan konferensi diikuti 155 cabang dan 25 tamu undangan (pengurus Provinsi dan pengurus Kota).
“Kegiatan ini bersifat mandiri, ini tercermin dari penyelenggaraannya didanai dari iuran anggota sendiri, “info Burhanuddin.
Ursula Ririn Marina, Wakil Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Timur, menegaskan konferensi merupakan forum strategis dalam membangun keberlanjutan organisasi.
“Karenanya diperlukan pengurus yang memiliki komitmen, yang mampu menghidupi organisasi dan bukan mencari hidup di organisasi, “ujar Ursula.
Ditambahkannya, PGRI harus memperhatikan amanatvAD/ART, yang menegaskan 30 persen harus diisi pengurus perempuan (gender oriented).
Sementara itu Walikota Malang H.Moch. Anton, pada saat membuka konferensi, merespon amanat kepengurusan 30 persen perempuan.
“Harusnya lebih dari 30 persen, “ujar Abah Anton.
Ditegaskan pula oleh Walikota Anton, agar pengurus baru PGRI harus memberikan warna bagi kemajuan pendidikan kota Malang.Terlebih pembangunan pendidikan di kota Malang menjadi prioritas utama.(Jk).












