Blangpidie-Abdya, Suaraindonesia-news.com – Pembukaan penerimaan biaya siswa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai menyibukkan pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten setempat.
Pasalnya, semenjak beberapa hari terakhir, masyarakat yang terdiri dari mahasiswa mulai mengurus legalisir Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu tanda Keluarga (KK) sebagai syaraf pendaftaran.
Di hari pertama diumumkannya penerimaan biaya siswa tersebut lonjakan pengurusan di Dukcapil Abdya meningkat tajam dari pagi samapi sore. Terpantau sejak dari pukul 08.00 WIB sudah ada ratusan orang yang mengurus legalisir KTP dan KK, bahkana da yang membuat KTP baru.
“Kebanyakan masyarakat yang melakukan pengurusan kependudukan itu dari mahasiswa untuk keperluan syarat penerimaan biaya siswa,” sebut Kepala Dukcapil Abdya, Nyakseh SH kepada Suaraindonesia-news.com, Rabu (18/05/2016).
Walaupun membludaknya kepengurusan kependudukan tersebut, Nyakseh memastikan, pihaknya akan memprioritaskan permohonan legalisir warga tersebut. Karena, menurutnya, itu sangat penting.
“Wajar kalau kita perioritaskan pengurusan mereka, karena ini juga mendukung program pemerintah,” tegasnya.
Ia juga memastikan, petugasnya tidak satupun yang dibenarkan menerima bayaran ataupun mendahulukan orang yang terdekat untuk menglegalisir KTP dan KK tersebut.
“Kalau ada yang minta-minta uang ataupun mendahulukan saudara, kerabat ataupun kenalannya tolong langsung sampaikan kepada saya,” sebut Nyakseh.
Pada kesempatan itu, Nyakseh juga menyebutkan, pihaknya sudah siap dengan membludak kepengurusan kependudukan tersebut yang diyakini akan berlanjut hingga beberapa hari kedepan.
”Dengan segala kekurangan kita siap melayani masyarakat yang mengurus bukti kependuduk,” pungasnya sembari meminta masyarakat untuk sedikit bersabar bila pihaknya sedikit lamban dalam melayani.












