Blangpidie, Abdya – Suara Indonesia-News.Com – Keselamatan murid serta keamanan seluruh aset sekolah dari aksi pencurian dan untuk mengembangkan minat baca anak didik, Sekolah Dasar (SD) Negeri 7 Blangpidie yang berlokasi di Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengharapkan adanya pembangunan Perpustakaan dan pagar sekolah.
Keadaan pagar sekolah yang saat ini ada dinilai sudah sangat tidak layak, membuat guru kesulitan menjaga keselamatan siswanya akibat dikuatirkan pagar tersebut akan roboh. Ditambah lagi perpustakaan yang disulap dari rumah dinas sekolah semakin menimbulkan kesan kumuhnya sekolah tersebut.
“Orangtua siswa sempat protes ke sekolah mengingat kondisi pagar sekolah yang sudah tidak layak lagi, sehingga dikuatirkan akan roboh dan menimpa anak-anak,”sebut Kepala SD Negeri 7 Blangpidie, Julisma S.Pd kepada awak media diruang erjanya, Selasa (10/11).
Lanjutnya, dengan adanya pagar sekolah, akan lebih mengamankan sekolah yang bersebelahan dengan perumahan warga itu dari aksi-aksi pencurian yang dilakukan oleh oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
”Kita takutkan pencurian akan mudah terjadi bila pagarnya tidak layak,”tegas Julisma.
Selain itu, keberadaan perpustakaan yang layak juga merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini, mengingat pihaknya sedang menumbuh kembangkan minat baca dikalangan peserta didik.
”Untuk meningkatkan minta baca dibutuhkan perpustakaan yang nyaman,”sebut Julisma.
Diakuinya, Julisma, pihak sekolah memang belum pernah mengusulkan pembangunan pagar dan perpustakaan tersebut melalui proposal, namun dirinya mengakui sudah pernah menyampaikan secara lisan kepada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Abdya.
”Saya kan baru di sekolah ini, namun saya sudah pernah menyampaikan secara lisan,”jelasnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Sekretaris Disdik Abdya, Edwar Taufiq mengakui, kepala sekolah SD Negeri 7 Blangpidie pernah menyampaikan secara lisan kepadanya, namun karena sudah akhir masa anggaran dirinya menyarankan untuk dibuatkan proposal permohonan.
“Kalau permohonan secara tertulis ada masuk ke kita, insya allah akan kita kaburkan bila memang sesuai dengan aturan dan kebutuhan,”tegasnya.
Menurut Taufiq, Pemkab Abdya melalui Disdik Abdya memang akan terus fokus pada pembangunan sekolah-sekolah sesuai dengan kebutuhan dengan harapan dapat mendongkrak mutu pendidikan di Kabupaten Abdya,”Jika sekolahnya bagus sudah pasti mutu pendidikannya akan baik pula,”sebutnya singkat.(N)












