Satreskrim Polres Langsa, Bekuk Sindikat Pembobol Brangkas Di Kota Langsa

oleh

Langsa-Aceh, Suara Indonesia-News.Com – Satreskrim Polres Langsa berhasil menciduk seorang komplotan spesialis pembobol brankas, di wilayah Kota Langsa, Saf,23, warga Gampong Paya Bujok Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, beserta barang bukti berupa satu unit brankas, sepeda motor, sangkur serta lainnya.

“Satu orang lagi masih DPO dan namanya sudah kita kantongi, tersangka sudah beraksi di tujuh lokasi dalam wilayah Kota Langsa selama kurun waktu bulan November 2014 – Maret 2015,” kata Kapolres Langsa AKBP Sunarya SIK, didampingi Wakapolres Kompol Hadi Saepul Rahman SIK, Kasat Reskrim AKP Reza Arifian SH SIK, kepada sejumlah wartawan di Mapolres setempat, Selasa (21/7).

Dijelaskan Kapolres, tersangkap ditangkap pada Minggu (19/7) pukul 17.00 WIB di depan Swalayan Sakinah Kecamatan Langsa Barat. Penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim, berawal dari hasil pengembangan atas laporan salah satu pedagang toko emas, bahwa pada berapa hari sebelumnya tersangka Saf hendak menjual emas dalam dompet kecil (dompet emas) ke toko emas, tetapi hanya berisi suratnya saja.

Berdasarkan, laporan itu, anggota Sat Reskrim langsung melakukan pengembangan dan mendapat indentitas tersangka Saf. Selanjutnya pada Minggu (19/7) pelaku berhasil dibekuk, dan bersama pelaku disita BB brangkas, sangkur, 2 kotak emas, kamera digital.

Selama ini tersangka mengaku tidak sendiri dalam menjalankan aksinya, melainkan ada seorang temannya berinisial F (DPO). Mereka merupakan spesialis atau target pencuriannya adalah brangkas berisikan uang, dan juga menyikat barang-barang berharga lainnya.

Dari tujuh lokasi mereka beraksi sekarang baru dua korban melapor yaitu Leasing Adira dan Toko Diva Fitnes. Lima korban lainnya belum melapor ke Polres Langsa.

Bagi korban lainnya diharapkan melaporkan kejadian yang menimpa mereka, karena pelaku sudah tertangkap. Sedangkan, seorang pelaku berinisial F warga Kota Langsa kini terus diburu Sat Reskrim Polres setempat.

Ketujuh lokasi yang pernah mereka bobol yakni, pertama, Minggu tanggal 23 Nopember 2014 sekira pukul 02.00 WIB di Toko Diva Fitnes/ Praktek yang beralamat di Jalan A Yani B5 Gp. Jawa Muka Kecamatan Langsa Kota, barang dicuri pelaku 4 power bank, 1 lightning to USB Cable (IM), 2 Vimax Oil Net 30 ml, 3 monopod, 3 Poobling Color, 2 lat anto ngorok, 1 Dr. Jhon (For Eye and Mind) HS8817, 1 set Partus set dan uang tunai sebesar Rp. 2.250.000.

Kedua pada bulan November 2014 sekira pukul 03.00 WIB di Apotik Proteksi Jalan A. Yani Gp. Jawa Muka Kecamatan Langsa kota, barang dicuri pelaku 1 unit laptop Merk Toshiba warna hitam dan 1 unit Samsung Type S3 warna hitam.

Ketiga, Minggu tanggal 30 November 2014 sekira pukul 03.00 WIB di Ruko Adira Kredit Cc Langsa yang beralamat di Jalan A Yani Gp. Jawa Muka Kecamatan Langsa Kota, barang dicuri pelaku  1 unit brankas besi ukuran sekitar  40 x 50 cm yang berisikan uang tunai sejumlah Rp. 26.857.500, 5 unit Hp merk Nokia Type C2 dan charger.

Keempat  pada bulan Desember 2014 di Ruko Praktek Dokter Nurbaiti yang beralamat di Jalan A Yani Gampong Jawa Muka Kecamatan Langsa Kota, barang dicuri pelaku  uang tunai tunai sejumlah Rp. 600.000.

Kelima, pada Februari 2015 di Ruko PT BAF Finance yang beralamat di Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, pelaku gagal membobol brankas. Keenam, pada Februari 2015 di Ruko Rumah Makan Bambu Runcing Seafod, di Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, barang dicuri pelaku 1 tabung gas ukuran 12 kg.

Ketujuh pada bulan Maret 2015 di Toko Indomaret yang beralamat di depan galon Harapan Jalan A.Yani Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, gagal melakukan pembobolan brankas.

Atas perbuatannya itu, pelaku diancam Pasal 363 KUHPidana, tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *