Satlantas Abdya Gelar Razia Hunting dan Himbau Pengendara Gunakan Helm dan Masker

oleh -12 views
Kasat Lantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) Iptu Fitriadi, SH, saat razia hunting meminta kelengkapan kenderaan kepada pengendara.

ABDYA, Rabu (16/9/2020) suaraindonesia-news.com – Para personil Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) kembali tertibkan pengendara yang tidak mematuhi peraturan lalu-lintas saat razia hunting di seputaran Kota Blangpidie.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, SIK melalui Kasat Lantas Iptu Fitriadi, SH saat di jumpai awak Media diruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan razia hunting terhadap beberapa pelanggaran-pelanggaran kasat mata di seputaran kota Blangpidie, jika ada yang tidak menggunakan helm langsung di berhentikan dan di tindak.

“Benar masih banyak pengendara di Abdya yang tidak menggunakan helm saat bepergian, hal ini sangat memprihatinkan terhadap angka kecelakaan. Tidak hanya itu, kelengkapaan surat-surat kendaraan pun masih banyak ditemui yang belum sesuai Syarat,” imbuhnya.

Sementara itu, kata Iptu Fitriadi terkait dengan himbauan sudah banyak sekali terhadap masyarakat seolah-olah itu disepelekan, maka perlu dilakukan tindakan secara langsung sehingga nanti akan menjadi efek jera.

“Yang kita lakukan ini untuk kebaikan terhadap masyarakat agar kedepannya terhindar dari kecelakaan,” ujarnya.

Kasat juga berharap, selama pandemi Covid-19 ini yang makin hari makin bertambah terus, jadi masyarakat agar menggunakan helm disaat bepergian dan selalu terapkan Protokol Kesehatan.

“Tertiblah menggunakan helm, jangan hanya disaat ada petugas saja memakai helm, karena helm itu bukan kepentingan untuk petugas. Akan tetapi, untuk diri sendiri supaya bisa melindungi, gunakan helm siang dan malam jangan semata-mata hanya takut karna ada petugas,” tegas Kasat Lantas Iptu Fitriadi.

Diketahui, Razia sistem hunting itu dengan cara berpatroli untuk melihat secara kasat mata pelanggar lalulintas di jalan raya seperti tidak menggunakan helm depan atau belakang, tidak ada spion serta tidak ada plat nomor kendaran.

“Sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) berdasarkan PP Nomor 80 tahun 2012 itu dibagi dua jenis penindakan, yaitu razia secara stasioner dan secara sistem hunting,” ujarnya.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *