Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Pemberian Imunisasi Campak Kepada Balita Di Perbatasan

oleh -80 Dilihat
Kegiatan imunisasi yang dilakukan anggota satgas pamtas berkerja sama dengan bidan setempat.

SANGGAU, Selasa (18/05/2022) suaraindonesia-news.com – Bantu memelihara dan meningkatkan kekebalan tubuh anak perbatasan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns bekerja sama dengan Bidan Desa Guna Banir memberikan imunisasi kepada anak balita di Dusun Guna Banir, Desa Sui Tekam, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau.

Kegiatan ini dilakukan oleh 2 orang tenaga kesehatan Pos Guna Banir Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Pratu Umanailo dan Pratu Ogi berupa penyuntikan imunisasi campak kepada Balita bertempat di Posyandu Dusun Guna Banir, Desa Sui Tekam.

Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau.

Campak merupakan penyakit yang tak ada obatnya. Meski demikian, ada cara pencegahan lewat imunisasi anak. Di Indonesia, vaksin anak campak masuk program imunisasi nasional. Angka kasus campak di Indonesia terbilang tinggi, maka pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyediakan vaksin campak gratis di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan di kampung perbatasan disediakan posyandu.

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns selalu mendukung dan membantu program Pemerintah di segala bidang salah satunya adalah di bidang kesehatan dengan melakukan pendampingan bersama bidan desa untuk melakukan posyandu yang bertujuan untuk memantau kesehatan ibu dan anak dan juga memberikan imunisasi bagi balita agar memiliki imun yang kuat bagi penyakit, jelas Dansatgas.

“Kami Satgas Pamtas akan selalu mendukung program Pemerintah terutama di bidang kesehatan, dengan harapan tercipta masyarakat perbatasan yang sehat dan cerdas,” ujar Dansatgas.

Danpos Guna Banir Letda Inf Surono di tempat terpisah mengatakan seluruh personil Satgas Pamtas telah diberikan pelatihan di bidang kesehatan salah satunya adalah membantu pelayanan posyandu di perbatasan yang memang sangat dibutuhkan bagi masyarakat perbatasan.

“Warga sangat antusias dengan kegiatan posyandu ini, terdapat 15 anak balita yang kami berikan imunisasi campak dan kami juga memberikan vitamin buat ibunya agar sehat dan bisa merawat balitanya,” ungkap Danpos.

Sementara itu bidan desa ibu Rita mengucapkan banyak terimakasih karena telah membantu pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap selalu dapat bekerja sama dan berkoordinasi untuk pelayanan kesehatan.

Reporter : Agus
Editor : Redaksi
Publish : Ipul

Tinggalkan Balasan