SARANA RUANG DEWAN GURU, LABORATORIUM DAN RUANG KEPSEK TERBENGKALAI

oleh -134 views
Hasanuddin, Spd Saat dijumpai wartawan diruang kerjanya. Kamis(22015) (N)
Suara Indonesia-News.Com, Blangpidie Aceh Barat Daya – Sarana dan Prasarana sekolah di SMA Negeri 8 Kec. Setia Kab. Abdya sampai saat ini masih belum memadai. Fasilitas-fasilitas sekolah seperti ruangan Dewan Guru, Laboratorium, Kepala Sekolah, terkesan belum memadai. Padahal, pemenuhan sarana dan prasarana merupakan salah satu standar nasional pendidikan. Kamis (02/2015)
Hasanuddin,S.Pd Selaku Kepala sekolah SMA Negeri 8 Setia Saat dijumpai wartawan Suara Indonesia News, mengatakan pemenuhan infrastruktur pendidikan yang memadai dan sesuai standar nasional mesti dipenuhi pemerintah. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu sesuai standar nasional yang sudah ditetapkan pemerintah.
“Persoalan mendasar saat ini, seperti ruang Dewan Guru, Kepala Sekolah dan Laboratorium. Selain ketiga hal diatas, lingkungann sekolah masih sangat rendah, sehingga pada saat musim hujan mudah banjir. Kekurangan ini, sudah pernah dikroscek oleh bagian program Dinas Pendidikan dan juga sudah diusulkan melalui kepala sekolah yang lalu. Hingga saat ini, belum ada jawaban. kata Hasanuddin”.
Kita mengharapkan, dengan keadaan yang sudah ditinjau oleh tim dari Dinas Pendidikan, tahun ini harus ada realisasi minimal 50% dari program yang sudah diusulkan. “Bila kita gunakan dana yang ada disekolah sangat mustahil. Karena, anggaran yang dibutuhkan untuk merehab ruang Dewan Guru, Laboratorium, ruang Kepala Sekolah  yang dibangun sekitar tahun lalu sangat besar biayanya, jangankan untuk membiayai pengrehapan, untuk operasional dewan guru saja tidak cukup”. Harapnya.
Disamping itu ia juga menambahkan, Siswa di SMA kita ini, baru saja melaksanakan Ujian Akhir Semister (UAS), juga kegiatan siswa pada saat ini masih dalam proses belajar untuk mempersiapkan Ujian Nasional (UN) tahun 2015 yang akan diselenggarakan serentak pada bulan April ini. Juga kita menargetkan, kelulusan siswa untuk tahun ini insyaallah 95% dari jumlah siswa kelas tiga yang ikut serta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Abdya Drs. Yusnaidi Mpd, saat dihubungi via Handphone Selulernya mengatakan “Insyaallah, sesuai dengan usulan dari tim program Dinas yang turun untuk memverifikasi kesekolah, sudah kita agendakan, juga direncankan usulan program tersebut kita plot pada tahun 2015 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), untuk semetara ini, kita menunggu Juknis penggunaan anggaran dari Pusat. Ucapnya singkat “kalau memang dalam Juknis tersebut, anggaran DAK bisa digunakan untuk Rehab, Insyaallah kita laksanakan, apabila tidak, kita akan mencari solusi yang lain. Yang penting program tersebut segera kita proses”. Jelasnya. (N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *