Santri Berprestasi Aceh Timur Terima Piagam Penghargaan Bupati

oleh -31 views
Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, Sekda Aceh Timur H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M. AP dan Assiten Administrasi Umum M. Amin SH dan Kadis Pendidkan Dayah serta Ustad Nasrudin foto bersama dengan santri berprestasi.

IDI, Kamis (22/8/2019) suaraindonesia-news.com – Sebanyak tujuh orang santri berprestasi binaan Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Timur menerima Piagam Penghargaan. Piagam Penghargaan bagi santri berprestasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, bertempat di Aula Sekdakab setempat, Kamis (22/08).

“Santri yang berprestasi ini adalah putra-putri asli Kabupaten Aceh Timur dan bukan putra-putri dari luar Kabupaten Aceh Timur sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda),“ kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH.

Lebih lanjut Bupati yang akrab disapa Rocky itu dalam sambutan dan arahannya mengatakan, dirinya tidak menginginkan adanya putra-putri dari luar Aceh Timur yang dibina dengan anggaran daerah dan pihaknya juga mengatakan telah menginstruksikan agar putra-putri yang mewakili Aceh Timur baik itu pada event Nasional maupun regional seperti MTQ, PORA atau event-event lainnya agar benar-benar putra-putri yang berasal dari Aceh Timur.

“Dengan kata lain, kita jangan lagi menipu diri sendiri untuk mengejar predikat juara, sehingga kita memakai peserta dari luar daerah Aceh Timur,” tutur Bupati Rocky.

Namun kata Bupati, kita harus percaya diri bahwa putra-putri juga punya kualitas untuk membawa nama harum daerah kita sendiri.

“Hari ini kita telah saksikan bersama hasilnya bahwa putra-putri kita mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutan dan arahannya, Bupati juga menekankan kembali bawa pasca para santri sudah berprestasi, santri harus mampu menjadi pelatih dikemudian hari bagi generasi selanjutnya.

Sebelumnya, H. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur dalam laporannya menyampaikan, bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan ekstrakurikuler baik kepada santri Tahfiz, santri Kaligrafi, santri Qari-Qariah serta santri Tahfiz berprestasi melalui Dinas Pendidikan Dayah.

Disebutkan pembinaan tersebut dikhususkan untuk para santri-santriwan yang berdomisili atau yang berasal dari Kabupaten Aceh Timur.

“Pembinaan tersebut selain dilatih oleh pelatih lokal juga turut dilatih oleh pelatih luar daerah diantaranya Ustad Drs. H. Ahmad Muhajir Qari Internasional dan Hj. Mawaddah Qariah Internasional,” terang M. Ikhsan.

“Output dari pembinaan tersebut, Alhamdulillah telah menunjukan hasil yang baik diantaranya sudah ada yang mewakili Provinsi Aceh untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional 2019 di Pontianak Kalimantan Barat,” imbuh M. Ikhsan.

Adapun santri yang mengikuti seleksi tersebut diantaranya, Sahula Ruzni (Meraih Juara II Cabang Hafizh 5 Juz Tilawah putri), Muhammad Alfarisi meraih (Juara Harapan I Cabang Hafizh 1 Juz dan Tilawah putra). Raudhatul Jannah dan Nuria Sinta mereka sebagai peserta namun keduanya belum mendapatkan kesempatan untuk meraih juara.

“Semoga kedepannya mereka bisa meraih juara juga,” ujar M. Ikhsan.

Ia juga menambahkan, selain ada yang mewakili Provinsi Aceh dalam Seleksi Tilawah Quran (STQ), juga ada 3 santri yang mewakili kampus IAIN Zawiyah Cot Kala untuk mengikuti Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONER) yang diselenggarakan di Malang Jawa Timur.

Adapun santri yang mengikuti PIONIR tersebut adalah, Nuria Sinta meraih juara harapan I Cabang Hifzhil 10 Juz putri, Haizatul Aina meraih peringkat 12 Cabang Kaligrafi Naskah dan Ti Sapura meraih peringkat Ke 14 Cabang Khat Dekorasi.

Sementara itu, Saiful Nahar, S. Ag Kadis Pendidikan Dayah usai penyerahan Piagam Penghargaan mengatakan, bahwa kepada para santri yang telah berprestasi ini, semoga semua prestasi yang telah didapati selama ini tidak menjadikan diri merasa lebih cepat puas dan tidak bersikap sombong.

“Jadikan prestasi ini sebagai modal awal bagi santri untuk meraih cita-cita dikemudian hari, perjuangan para santri ini masih panjang dan membutuhkan prestasi yang lebih tinggi lagi, apalagai sudah zaman melineal yang semua semakin serba canggih,” kata Saiful Nahar.

“Sebagaimana instruksi Bupati kepada Dinas Pendidikan Dayah, kedepan kita terus melakukan pembinaan dan juga melakukan penyaringan lagi bagi peserta baru agar tetap adanya proses regenerasi santri berprestasi,” tutup Saiful Nahar.

Reporter : Rusdi Hanafiah
Editor : Amin
Publisher : Mariska

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *