Saiful,Hi.Malik : Faktor Geografis dan Anggaran Hingga Pengawasan Dana Desa Kurang Maaksimal

Kepala Inspektorat Kabupaten Raja Ampat, Saiful, Hi. Malik, SH

Raja Ampat, Suara Indonesia-News.Com – Pengelolaan dana desa yang diperoleh 117 kampung  di seluruh wilayah Kabupaten Raja Ampat sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah Raja Ampat dalam hal pengawasan.Agar pengelolaan dana desa tepat sasaran perlu dilakukan sosialisasi agar para pimpinan kampung/desa dapat memahami pengelolaan dana desa secara profesional sesuai amanat Undang-Undang (UU) ujar, kepala Inspektorat Kabupaten Raja Ampat, Saiful, Hi. Malik, SH, Saat ditemui Suara Indonesia, Kamis (05/11/2015) di kantornya.

Saiful menambahkan, Kabupaten Raja Ampat merupakan daerah kepulauan secara geografis daerah bahari ini sangat luas dan harus melintasi lautan, dengan 117 kampung/desa, 4 kelurahan, dan 24 distrik/kecamatan.Sehingga untuk melakukan kunjungan kerja terkait pengawasan seluruh kampung/desa di wilayah kabupaten Raja Ampat membutuhkan waktu beberapa hari dan memakan biaya yang begitu besar karena harus membeli ratusan Kilo Liter (KL) Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam sekali kunjungan itupun jika kondisi laut bersahabat.

”Namun jika cuaca buruk melanda perairan Raja Ampat,maka aparatur pemerintah daerah di distrik Waisai kota Ibukota Kabupaten Raja Ampat menunggu hingga lautan teduh.Kondisi tersebut tentu saja menghambat kinerja Inspektorat dan mengahambat proses pembangunan yang telah dirancang”,tandasnya.

Walau demikian kata Saiful, Inspektorat akan menjalankan tupoksinya secara profesional, saat ini  Badan Pengelola Keuangan Asset Daerah (BPKAD) dan Inspektorat Kabupaten Raja Ampat sedang menjalankan tugas untuk melakukan sosialisasi pengelolaan dana desa di 117 kampung di wilayah kabupaten Raja Ampat, pungkasnya.(Zainal)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here