BALIKPAPAN, Sabtu (7/3) suaraindonesia-news.com – Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, menghadiri langsung agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkai dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an atau malam ke-17 Ramadan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), pada Jumat (6/3) malam.
Acara yang diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaah yang memadati area masjid. Kemeriahan religi semakin terasa dengan tausiah yang disampaikan oleh ustaz kondang asal Medan, Anugrah Cahyadi atau yang akrab disapa Ustaz Ucay.
Momen istimewa terjadi saat Wali Kota Rahmad Mas’ud menyerahkan penghargaan kepada dua putra terbaik Balikpapan yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Pemerintah Kota Balikpapan memberikan bonus senilai Rp125 juta kepada Muhammad Haikal Al Qifari atas prestasinya menyabet Juara I cabang hafalan Al-Qur’an 30 juz dan tafsir Surah Al-Hujurat pada MTQ Internasional di Brunei Darussalam. Selain itu, apresiasi senilai Rp75 juta juga diberikan kepada Ahmad Fadil, peraih Juara II Cabang Tilawah dan hafalan 5 Hizib pada MTQ Internasional di Maroko.
Tak hanya bagi individu berprestasi, kepedulian terhadap fasilitas ibadah juga menjadi sorotan. Pemkot Balikpapan menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp300 juta untuk mendukung aktivitas Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center.
Selain itu, diserahkan pula bantuan senilai total Rp379 juta untuk masjid-masjid di seluruh penjuru Balikpapan. Menariknya, dana ini bersumber dari “Gerakan Sajadah”, sebuah inisiatif keagamaan yang digerakkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga jenjang kesetaraan di enam kecamatan se-Balikpapan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar penanda waktu Ramadan, melainkan pengingat peristiwa agung turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW sebagai kompas kehidupan.
“Al-Qur’an sangat relevan untuk terus kita jadikan pedoman pembangunan masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli. Melalui nilai-nilai di dalamnya, kita perkuat akhlak, persaudaraan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat,” tutur Rahmad mengutip esensi Surah Al-Baqarah ayat 185.
Di penghujung arahannya, Wali Kota turut mengajak masyarakat untuk tidak abai terhadap krisis kemanusiaan di Timur Tengah. Ia meminta seluruh jemaah menyelipkan doa bagi warga di wilayah konflik agar segera mendapatkan keadilan dan kedamaian.
“Di malam yang penuh berkah ini, mari kita doakan saudara-saudara kita yang menderita akibat perang agar diangkat penderitaannya dan dihadirkan perdamaian bagi seluruh umat manusia,” pungkasnya.












