PeristiwaRegional

Saat Sahur, Warga Bungo Digegerkan Dengan Seorang Pria Tewas Gantung Diri

118
×

Saat Sahur, Warga Bungo Digegerkan Dengan Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
IMG 20200501 134916
Foto : Jefri Ariandra Saat Ditemukan Gantung Diri Dirumahnya.

BUNGO, Jumat (1/5/2020) suaraindonesia-news.com – Warga RT. 24 kampung 3 Pal 9, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, dihebohkan dengan penemuan seorang pria bernama Jefri Arianda (34), yang tewas gantung diri di dalam rumahnya. Kejadian tersebut diketahui Jumat (1/5) pagi sekitar pukul 04:00 WIB atau saat sahur.

Tewasnya Jefri mengejutkan warga RT. 24, pasalnya korban tak terdengar ada percekcokan rumah tangga atau masalah lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh suaraindonesia-news.com, korban yang sehari-harinya mencari rongsokan dan menjual pinang ini sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri di gudang tempat dia bekerja. Namun gagal karena perbuatannya diketahui oleh warga sekitar. Kini jasat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.Hanafie untuk dilakukan visum.

Menurut kesaksian warga setempat, Sugiyanto, korban memang terlihat seperti orang dalam kondisi tertekan atau stress.

“Hari- hari korban mencari rongsokan dan jualan pinang, korban ini tidak ada cek cok di rumah tangga, dengar informasi dari orang korban ini pernah mencoba juga mau bunuh diri, cuman ketauan sama orang di sebelah jadi gagal bunuh diri. Untuk kejiwaannya kadang-kadang macam orang stres, hilang hilang timbul kayak gitu lah,” ujarnya.

Kanit Krimum Polres Bungo, IPDA Deki Junal Putra membenarkan adanya seorang pria bernama Jefri Arianda (34) tewas gantung diri di dalam rumahnya.

“Memang kami telah melakukankan cek TKP, pada saat kami melakukan ke TKP Korban masih tergantung dengan tali sangat kencang di lehernya. Kami beserta anggota Polres Bungo melakukan olah TKP langsung beserta Tim Indentifikasi, setelah itu langsung dibawa ke RSUD H. Hanafie untuk dilakukan visum luar,” ungkapnya.

Sebelum, jasad korban dibawa ke kamar mayat, korban disemprot disinfektan oleh polisi dengan memakai baju pelindung sesuai SOP. Setelah itu barulah dimasukkan ke kamar mayat.

Reporter : Uda AF
Editor : Amin
Publisher : Ela