Ruslan Diganti Yuliana, Penerimaan CPNS Tahap II Jadi Tantangan Pertama

Pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Jember, Faida tadi sore. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Selasa (11/6/2019) suaraindonesia-news.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kab. Jember, Ruslan Abdul Gani, Selasa sore, dirotasi oleh Bupati Jember, Faida untuk menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) yang sebelumnya dijabat Isman Sutomo namun sudah pensiun.

Kini jabatan Kepala BKPSDM diduduki oleh Yuliana Hari Murti, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah  (BPKAD).

Menurut Bupati Faida, rotasi ini merupakan hal yang lumrah untuk memberikan kesempatan kepada ASN untuk memperluas keahlian dengan mengelola OPD lainnya.

“Karena juga ada yang pensiun seperti pak Isman yang dulu di Bapeda jadi ini harus diisi sehingga harus ada rolling, harus ada kesempatan bagi mereka untuk memperkaya pengalaman dan melengkapkan keterampilan mengelola OPD sehingga diberi kesempatan yang sudah dua tahun menjabat untuk dirolling,” terang Faida kepada suaraindonesia-news.com usai melantik 11 orang ASN dengan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama), Jabatan Administrator (JA) dan Pengawas di Pendopo Wahyawibawagraha.

Faida pun berniat untuk kembali melakukan open bidding untuk mengisi beberapa OPD yang masih kosong.

“Dan beberapa OPD yang masih kosong akibat rolling ini, akan saya pertimbangkan untuk kembali melakukan open bidding. Hari ini kami sudah tunjuk tim pansel (panitia seleksi) open bidding tanpa melibatkan Pemkab Jember untuk menjamin profesionalisme dalam pemilihan. Masih ada satu lagi pelantikan baru kita laksanakan open bidding,” lanjutnya.

Faida juga mengatakan bahwa sebagian pejabat yang dirolling kali ini akan merangkap dengan jabatan yang ditinggalkan.

“Bapak ibu sementara sebagian tetap merangkap di tempat jabatan yang lama sebagai Plt, namun demikian upaya ini untuk mempercepat penyesuaian posisi karena ada yang pensiun juga ada struktur baru yang belum terisi, dan mengevaluasi potensi yang ada,” ucapnya dalam sambutan.

Sementara itu pada tahun 2019 ini, Pemerintah akan menyelenggarakan kembali penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pejabat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II dengan total formasi sebanyak 254.173 dimana pemangku kepentingan ini juga dikelola BKPSDM daerah.

Dilansir dari liputan6.com, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan, jumlah formasi sebanyak 254.173 merupakan batas maksimal calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bisa direkrut pada tahun ini.

“Jumlah ini adalah plafon atas. Kebutuhan pegawai riil diinput oleh masing-masing instansi ke sistem eFormasi milik Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” jelas Ridwan, Senin (10/6/2019).

Sementara untuk pembukaan PPPK tahap II akan dilaksanakan setelah bulan Juni 2019 setelah proses penerimaan Sekolah Kedinasan dan CPNS Papua selesai dilakukan.

“Saya masih menyelesaikan sekolah kedinasan dan Papua dulu. (Juni) Mungkin setelah itu,” ujar dia di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here