Reporter : Nazli MD
Blangpidie, Abdya – Suara Indonesia-News.Com – Perencanaan Pembangunan yang diperioritaskan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) hendaknya dapat terealisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tidak dikurangi ataupun ditambah dengan program yang tidak diperioritaskan.
Hal tersebut diungkapkan Camat Kecamatan Tangan-Tangan, T Ruslan Ahmad ketika ditemui wartawan media ini diruang kerjanya. Senin (22/2). Menurutnya, dalam Musrembang tingkat Kecamatan yang dihadiri oleh Bupati Abdya, Ir Jufri Hasanuddin MM serta Kepala BAPPEDA, Weri SE.MA serta perwakilan desa, unsur PKK, dan perwakilan desa serta SKPK dari Dinas terkait tersebut merupakan wadah yang cukup baik untuk menjaring program dari masyarakat.
“Kita harapkan dengan adaanya Musrembang yang langsung di hadiri dan dikawar oleh pimpinan, maka sudah tidak ada yang harus diragukan tentang periolitas kebutuhan usulan masyarakat, jadi dinas terkait harus mengajukan usulan sesuai kebutuhan,”ungkap T Ruslan.
Lebih lanjut, Ruslan juga menyebutkan, kepada pihak terkait, baik dari masyarakat maupun SKPK-SKPK lainnya dalam mengajukan program harus sesuai dengan misi dan visi Kepala daerah, terlebih terkait dengan bidang infrastruktur, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, sosial dan budaya.
“Setiap hasil yang sudah duputuskan dalam Musrembang tingkat Kecamatan rekapnya harus diteruskan ke Kabupaten, sehingga terlihat jelas program mana yang diharapkan di masyarakat,”terang Ruslan.
Ruslan mengakui, pihaknya di Kecamatan dalam pelaksanaan Musrembang tidak pernah melakukan pemangkasan program, karena setiap program tersebut kepala desa dan aparatur desa lainnya lebih tau dengan kebutuhan masyarakatnya.
“Untuk kecamatan Tangan-Tangan dengan jumlah desa sebanyak 15 desa dan berpenduduk laki-laki 5.940 orang dan perempuan 6224 orang, program-program yang di ajukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat terpampung semua sesuai skala kebutuhan,”terang Ruslan.
Pada kesempatan itu, Ruslan juga dengan tegas mengatakan, untuk rencana pembangunan tahun 2017 agar tidak terulang kembali seperti ditahun-tahun sebelumnya.
”Masyarakat menyorot aparatur desa dan camat, apa lagi, setiap pelaksanaa Musrembang kepala daerah hadir, tentu bagi SKPK tidak bermain-main,”paparnya.
