Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKesehatanPemerintahan

RSUD Kota Bogor Hadapi Tantangan Finansial dengan Strategi Keuangan Terpadu

Avatar of admin
×

RSUD Kota Bogor Hadapi Tantangan Finansial dengan Strategi Keuangan Terpadu

Sebarkan artikel ini
IMG 20250723 142848
Foto: Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir (tengah).

BOGOR, Rabu (16/07/2025) suaraindonesia-news.com Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor tengah menghadapi tantangan keuangan terkait utang yang masih dalam batas kendali. Untuk menjaga stabilitas operasional dan kualitas layanan, manajemen rumah sakit mengambil serangkaian langkah strategis guna memperkuat pengelolaan keuangan.

Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, M.Kes, menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan berfokus pada tiga pilar utama, yaitu efisiensi, prioritas pembelanjaan, dan peningkatan pendapatan.

“Kami menyadari bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah utang ini. Namun, kondisi saat ini masih dapat dikendalikan dan tidak akan berdampak pada mutu layanan kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (16/07/2025).

Salah satu langkah yang diambil adalah pengawasan dan evaluasi rutin terhadap klaim BPJS Kesehatan. Langkah ini bertujuan memastikan kelancaran proses klaim dan meminimalisir keterlambatan pembayaran.

“Kami berkomitmen untuk memaksimalkan klaim yang dapat diterima dengan dokumentasi yang akurat,” jelas dr. Ilham.

Selain itu, verifikasi dokumen klaim dilakukan dengan ketelitian tinggi, termasuk penggunaan kode diagnosis dan prosedur yang tepat guna menghindari penolakan.

“Setiap detail penting untuk memastikan pembayaran tepat waktu,” imbuhnya.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan, RSUD Kota Bogor melalui Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu juga menggalakkan kampanye pemasaran serta menawarkan paket layanan kesehatan yang kompetitif.

“Kami ingin memastikan layanan kami tetap terjangkau,” ujarnya.

RSUD juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas dan mengembangkan layanan baru, seperti telemedicine dan vaksin internasional, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

“Untuk efisiensi operasional, kami juga beralih dari sistem manual ke digital, menghentikan pembelanjaan nonprioritas, dan membatasi penggunaan kendaraan dinas hanya untuk kegiatan operasional,” jelasnya.

Menurut dr. Ilham, manajemen juga merencanakan pelaksanaan peringatan Hari Jadi RSUD Kota Bogor pada Agustus mendatang secara sederhana sebagai bagian dari kebijakan penghematan anggaran.

Baca Juga :  Jelang Purna Tugas Pangdam, Kodam XII/Tpr Gelar Farewell Menembak

Melalui berbagai strategi tersebut, RSUD Kota Bogor menargetkan tercapainya stabilitas keuangan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bogor,” tutupnya.