BLORA, Selasa (29/07) suaraindonesia-news.com – Proses rekrutmen calon komisaris di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE) Kabupaten Blora masih belum memenuhi kuota yang dibutuhkan. Hingga penutupan pendaftaran, baru dua pelamar yang tercatat lolos seleksi administrasi dari tiga formasi yang disediakan.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Kepala Bagian Perekonomian Setda Blora, Puji Ariyanto, menjelaskan bahwa hingga hari terakhir pendaftaran, jumlah pelamar belum mencukupi.
“Baru ada dua orang pelamar dari unsur independen. Jika hingga pukul 23.59 WIB malam ini tidak ada tambahan pendaftar, maka besar kemungkinan masa pendaftaran akan kami perpanjang,” ujarnya, Selasa (29/07/2024).
Rekrutmen ini telah dibuka sejak 22 Juli hingga 29 Juli 2024. Dalam ketentuannya, formasi komisaris harus diisi oleh peserta dari dua unsur, yakni dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan minimal eselon IV atau setara, dan dari unsur independen atau umum.
Puji menjelaskan, peserta yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahap uji kelayakan dan kepatutan (UKK), termasuk wawancara dengan pemegang saham. Pada seleksi kali ini, tidak digunakan metode Computer Assisted Test (CAT).
“Bobot penilaian terbagi rata, yaitu 50 persen dari hasil psikotes dan 50 persen dari wawancara,” tambahnya.
Meski tidak ada batasan maksimal jumlah pendaftar, panitia hanya akan menetapkan tiga peserta terbaik berdasarkan peringkat nilai akhir.
Pihak panitia seleksi masih membuka kemungkinan perpanjangan waktu pendaftaran apabila hingga batas akhir kuota belum juga terpenuhi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan terbuka, objektif, dan kompetitif.













