Rehabilitasi Ruang Kelas SD Kesilir II Di Pertanyakan

oleh -241 views

Jember, Suara Indonesia-news.com Proyek rehabilitasi pembangunan 4 lokal ruang kelas sekolah dasar negeri II kesilir kecamatan wuluhan kabupaten jember di duga bermasalah. sebab pengerjaanya tidak sesuai dengan bestek/petunjuk teknis pengerjaan dan rencana anggaran belanja/RAB.akibatnya proyek pembangunan 4 lokal kelas tersebut berpotensi merugikan keuangan Negara.

Hal itu pula di perparah dengan tidak di pasangnya papan nama/papan pengumuman nilai proyek.sehingga masyarakat bertanya-tanya,dan tidak mengetahui berapa jumlah anggaran yang di peruntukkan dalam pembangunan 4 lokal ruang kelas untuk belajar siswa,di SDN II kesilir.adanya indikasi ketidak beresan,dalam pengerjaan rehabilitasi pembangunan gedung sekolah yang ada d wilyah wuluhan kabupate jember,di sikapi serius oleh salah satu LSM gerpas,yang di komandani oleh abd aziz.

Kepada suara Indonesia,abd aziz mengatakan,pengerjaan proyek tersebut terkesan asal-asalan,memang ada dugaan penyimpangan alokasi anggaran dari pembangunan proyek ini mass’’salah satunya belum di pasangnya papan nama/papan pengumuman proyek paparnya. tak hanya itu, kwalitas gedung yang masih tahab rehab ini sangat meragukan.pantauan di lapangan,meski rancangan besi bangunan telah sesuai dengan ukuran,namun campuran matrealnya di duga tidak sesuai standar.

Terlihat material yang di gunakan untuk pengecoran tidak menggunakan batu koral,melainkan menggunakan kerikil/residu/bahan dari pengayaan pasir bangunan.pengerjaan rehabilitasi empat lokal ruang kelas tersebut jelas di bawah standar. karena tidak sesuai dengan RAB dan terkesan sembrono, papar abd aziz.

Lebih lanjut abd aziz’ menyatakan, ada indikasi kuat pihak kepala sekolah selaku penanggung jawab proyek bermain-main dengan uang Negara.dengan adanya temuan tersebut,langsung di sampaikan kepada pihak sekolah dan UPT dinas pendidikan setempat.apabila pihak sekolah/UPT dinas pendidikan setempat tidak merespon adanya temuan tersebut, maka lembaganya akan mengirimkan surat tembusan kepada dinas pendidikan kabupaten jember ungkap abd aziz.

Dan apabila surat tembusan yang di layangkan kepada pihak dinas pendidikan kabupaten jember juga tidak ada respon,maka lembaganya tidak segan-segan akan melaporkan temuan tersebut,kepada pihak berwajib guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

’’saya tidak main-main karena ini di duga syarat dengan penyimpangan anggaran,” tegas abd aziz’.

Di tempat terpisah, kepala sekolah SDN II kesilir M,mochtar saat di temui di ruang kerjanya, mengaku tidak tahu menahu tentang teknis pengerjaan.mochtar bersikukuh, bahwa campuran matreal tersebut telah sesuai dengan petunjuk teknis/RAB. namun ada hal mengejutkan, saat mochtar mengaku jika anggaran alokasi khusus/DAK ini tidak di terima secara utuh ada pengurangan sebesar 9 juta rupiah yang di lakukan oleh pihak dinas pendidikan kabupaten jember, dari pagu anggaran sebesar 199 juta rupiah.

’’saya tidak menerima utuh {RAB} yang lama sebesar 199 juta rupiah, sedangkan{RAB}yang baru sebesar 189 juta rupiah,” tutur M. Mochtar,

Sementara saat di Tanya siapa pihak dari diknas yang sedang bermain di balik anggaran, mochtar tidak mau komentar. {dik}

Tinggalkan Balasan