Realisasi ADD-DD TA 2016 Desa Pagerungan Besar Dinilai Tidak Transparan

Suasan warga menemui Kepala Desa dikantor desa

Reporter: Suraini

Sapeken, Jumat 09/09/206 (suaraindonesia-news-com)
Sejumlah elemen masyarakat dan pengurus LSM KPKs mendatangi kepala Desa dikantornya jalan raya kampung bugis desa pagerungan besar kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kamis (08/09/2016).

Mereka datang untuk mempertanyakan realisasi penggunaan dana DD-ADD yang dinilai tidak transparan.

Pasalnya semua pelaksanaan kegiatan tidak ada satupun terpasang papan proyek sebagai bentuk transparansi agar warga mengetahui dengan jelas realisasi dana yang bersumber dari DD-ADD.

“Padahal papan proyek seharusnya dipasang sebelum pelaksanaan pekerjaan,” terang Hosen ketua LSM KPKs kepada media suaraindonesia-news.com.

Hal senada juga disampaikan ketua Badan permusyarawatan desa(BPd) desa Pagerungan besar Moh. Ayyub bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam peroses pembuatan RPJMdes dan RKPdes.

“Kami tidak pernah diajak musyawarah dalam membahas program kegiatan yang akan dilaksanakan di desa, bahkan realisasi penggunaan dana DD-ADD TA 2016 kami tidak mengetahuinya, karenanya hal ini patut diduga adanya rencana kongkalingkong di tubuh Institusi desa yang harus kami kawal apalagi terbukti dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan dikerjaan dengan asal-asalan alias asal jadi,” terangnya.

Dia menambahkan pihaknya sebagai pengurus BPD yang merupakan repsentasi dari warga masyarakat berharap realisasi bantuan pemerintah pusat dan daerah itu dapat dipergunakan, tepat guna dan tepat sasaran.

Sementara camat Sapeken Moh. Sahlan, SP.M.S.I menyatakan dengan tegas pihaknya tidak akan menandatangani permohonan pencairan tahap selanjutnya selama pekerjaan tidak beres.

“Selama pekerjaan kegiatan tidak beres dan menyimpang dari RAB,” pungkasya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here