Rayakan Hari Keluarga Nasional, Insan Genre Jember Lakukan Longmarch Dan Orasi

oleh -325 views
Para Insan Genre Jember saat memperingati Harganas ke XXIV (29/6) / Foto Guntur Rahmatullah /SI

JEMBER, Kamis (29 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Belum banyak masyarakat yang mengetahui bahwa hari ini (29/6) adalah Hari Keluarga, oleh sebab itu Komunitas Muda-mudi Insan Generasi Berencana (Genre) Jember melakukan Aksi Simpati Genre dalam memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) yang ke XXIV, Kamis (29/06).

Kegiatan ini merupakan Aksi Simpati kepada masyarakat khususnya remaja dengan tujuan agar ingat bahwa hari ini adalah Hari Keluarga Nasional.

Ketua Insan Genre Jember sekaligus Ketua Pelaksana Aksi, Devi Martadiana menjelaskan sejarah lahirnya Harganas ini.

“Harganas lahir ceritanya UN Population Award memberikan penghargaan atas keberhasilan Program Keluarga Berencana (KB) selama 20 tahun,” katanya.

Para Insan Genre Jember saat memperingati Harganas ke XXIV (29/6) / Foto Guntur Rahmatullah /SI
Para Insan Genre Jember saat memperingati Harganas ke XXIV (29/6) / Foto Guntur Rahmatullah /SI

Dimana Program KB dimulai sejak 29 Juni 1970 saat itu, bahkan waktu itu menjadi pembelajaran bagi negara-negara lain, akhirnya pada Tahun 1992, Presiden RI menetapkan 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dengan begitu hari lahir HARGANAS adalah 29 Juni 1992.

Kemudian tepat pada 15 September 2014 diterbitkan Kepres RI Nomor 39 Tahun 2014 menetapkan 29 Juni sebagai Harganas dan bukan merupakan hari libur.

Aksi ini mengikutsertakan sebanyak 24 anggota, dengan melakukan longmarch jalan bersama dari perempatan SMP 2 Jember menuju Alun-alun Jember kemudian berorasi tentang pentingnya keluarga harmonis.

Korlap Aksi, Dzinnuroini menjelaskan bahwa keharmonisan orang tua dengan anaknya merupakan kunci keluarga sejahtera

“Dewasa ini remaja renggang dengan orang tua, begitupun sebaliknya, orang tua juga sibuk dengan pekerjaan sehingga anak seringkali terabaikan,” ujarnya.

Sehingga, setiap hari orang tua idealnya harus menyediakan family time sejak pukul 18:00 hingga 20:00 dimana waktu itu khusus untuk keluarga, gadget dimatikan.

“Tujuannya, agar terjalin komunikasi dua arah antara orang tua dengan anak dengan begitu tercipta keluarga harmonis,” sambungnya.

Aksi ini merupakan aksi serempak di 16 Kabupaten di Jawa Timur, dimana diwarnai berbagai acara seperti pembagian sovenir kepada para pengguna jalan berupa stiker, bulpen dan pin yang berisi pesan tentang pentingnya perencanaan dalam berkeluarga (Guntur Rahmatullah).

Tinggalkan Balasan