Rawat Tradisi Leluhur, Warga Masalembu Sumenep adakan Rokat Laut

oleh -115 views
Susana Rokat atau Petik Laut di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

SUMENEP, Sabtu (31/7/2021) suaraindonesia-news.com – Sebanyak ratusan Nelayan Desa Sukajeruk, Masalembu, Kabupaten Sumenep melaksanakan acara petik laut atau yang biasa disebut Rokat.

Acara Rokat ini merupakan acara tahunan yang digelar di Desa Sukajeruk. Budaya atau tradisi Rokat merupakan bentuk rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan kepada nelayan, selain itu memohon pula agar dihindarkan dari bencana, bala’ atau musibah baik di darat dan di laut.

Nelayan Sukajeruk yang tergabung dalam Organisasi Rawatan Samudra yang menjadi inisiator dan memfasilitasi tradisi ini, sangat antusias melakukan aktifitas bersama-sama bahu-membahu menyiapkan segala kebutuhan acara tersebut.

Salah satu Nelayan dan Ketua Organisasi Rawatan Samudra, Moh. Zehri, mengatakan bahwa acara Rokat ini adalah acara yang digelar tiap tahun.

“Dalam acara ini kita berdo’a meminta kepada Tuhan agar tahun ini dan seterusnya hasil tangkapan Ikan melimpah, agar kehidupan nelayan lebih sejahtera, mengingat bahwa Nelayan menjadi faktor utama dalam menentukan naik dan turunnya perekonomian di Pulau Masalembu,” terangnya.

Menurutnya, dalam acara yang digelar ini murni kepentingan nelayan secara umum, bahkan untuk pengumpulan dana dilakukan dengan cara sumbangan sesama nelayan Sukajeruk.

“Satu hari sebelum acara Rokat, neleyan dan anggota Rawatan Samudra mengabarkan dan menghimbau kepada seluruh Nelayan Sukajeruk untuk tidak bekerja melaut terlebih dahulu sebelum acara Rokat selesai, demi menjaga nilai kekompakan bersama,” tuturnya.

H. Sultan sebagai tokoh sesepuh dan penasehat Organisasi Rawatan Samudra menyampaikan bahwa nilai agama yang terkandung dalam acara Rokat itu sangatlah positif, dimana nelayan 3 hari sebelum pelepasan Perahu Rokat dilakukan pembacaan Al-Qur’an setiap malam hari, mengharap berkah dan Rahmat dari Allah.

“Nelayan Sukajeruk khususnya, mengharap kepada pemerintah khususnya ditingkat Desa dan Kecamatan untuk bisa menjalin kerjasama untuk acara Rokat tahun depan dan seterusnya, baik dari segi kebutuhan anggaran dan persiapan lainnya,” harapnya.

Acara berakhir setelah Nelayan membawa perahu masing-masing beriringan dan melepas Perahu Rokat, wajah penuh bahagia dan do’a terpancar dari para nelayan beserta keluarga, Anak dan Istri.

Reporter : Sudirman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *