LANGSA, Selasa (8/1/2019) suaraindonesia-news.com – Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di batasan persimpangan tiga gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama dipadati hilir-mudik sejak pagi hingga sore hari yang dilintasi berbagai jenis kendaraan umum.
Sumber yang dihimpun media ini, kawasan ini sangat berbahaya bagi setiap kendaraan masyarakat atau pejalan kaki saatnya mereka menyeberangi jalan lorong Gampong Batee Puteh Langsa lama, sebut warga karena bertepatan di lorong tersebut, hampir semua kendaraan yang melintas tidak mengetahui adanya lorong pada persimpangan, lantaran belum ada pemasangan traffic light (tanda – tanda hati – hati) di batasan jalan lorong tersebut.” kata sumber.
Menurut warga kata mereka, persimpangan lorong ini kerap terjadinya kecelakaan, yakni, lorong yang digunakan masyarakat berasal dari beberapa warga desa yang keluar masuk dari persimpangan jalan batee Puteh Langsa lama, seperti masyarakat warga Simpangwie, Asam Peutek, Bukit Pulau, Matang Seutui, Matang Panyang, Bukit Rata, Bukit Meudang Ara dan Adam Peutek. Kesemua masyarakat menggunakan persimpangan jalan tersebut.
Sementara Geuchik Batee Puteh, Zulfizam, mengatakan sebelumnya beberapa tahun yang lalu pernah mengusulkan permohonan kepada dinas perhubungan kota Langsa, agar diberikan pemasangan Marka jalan. “Seperti garis putih pita jalan untuk kendaraan umum berhati – hati sesampai di batasan garis persimpangan jalan lorong Batee puteh,” ujarnya.
Namun perlu pemasangan lampu kuning (traffic light) diduga belum ada pemerhatian dari pihak dinas terkait diwaktu itu. Ini sangat di dambakan mmadyarakat, berharap keperdulian pemerintah daerah, maupun pihak dinas terkait untuk keselamatan anak – anak sekolah, diwaktu pagi ataupun jam pulang sekolah. jika pita jalan sudah dipasang semoga resiko kecelakaan dapat itu dapat terhindarkan.
Demikian juga disampaikan warga M Ali, 65. Ia berharap alangkah terbantunya masyarakat bila rambu-rambu jalan di pasang, sebagai peringatan untuk kenderaan umum lainnya yang melaju cepat, sesampainya di batasan tersebut kendaraan bisa pelan, hingga memudahkan kendaraan penyeberangan masyarakat yang tinggal di beberapa Gampong lorong Batee Puteh Langsa Lama.
Reporter : Rusdi Hanafiah
Editor : Agira
Publisher : Imam












