Raup Ratusan Juta, Oknum Mahasiswi di Balikpapan Diduga Tipu Ratusan Orang Lewat Investasi Bodong

oleh -2.572 views
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro (tengah/baju putih) saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Balikpapan, Senin, (27/9/2021).

BALIKPAPAN, Senin (27/9/2021) suaraindonesia-news.com – Oknum mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Balikpapan berinisial PN (19) ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan dirumahnya Jalan MT. Haryono, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur lantaran melakukan penipuan terhadap ratusan orang melalui investasi bodong.

Wanita berkulit putih itu ditangkap petugas pada tanggal 24 September 2021 setelah adanya laporan dari salah satu korban investasi bodong tersebut dengan kerugian sebesar 225 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro menjelaskan, modus pelaku dengan menawarkan korban untuk berinvestasi uang dengan keuntungan 75 persen untuk kegiatan di Pertamina.

Untuk menarik banyak investor, pelaku membuat tiga group WhatsApp yang beranggotakan 50 sampai 75 orang dalam setiap group.

Melalui group yang telah dibuatnya itu, pelaku mempromosikan keuntungan dalam berinvestasi di sebuah kegiatan proyek milik Pertamina.

“Para korban yang sudah berhasil di yakinkan oleh pelaku akhirnya mentransfer sejumlah uang kepada pelaku dengan jumlah bervariasi mulai dari nilai 5 juta hingga ratusan juta rupiah,” ungkap Rengga saat press release di Mapolresta Balikpapan, Senin, (27/9/2021).

Namun, kata Rengga, ketika uang sudah ditransfer oleh korban, dalam waktu sebulan korban ada yang diberikan keuntungan dan ada yang tidak.

Korban yang merasa tidak mendapatkan keuntungan kemudian melakukan pengecekan terkait investasi tersebut ke Pertamina, setelah korban mengetahui investasi tersebut bodong/fiktif korban langsung melaporkan ke Mapolresta Balikpapan.

“Sementara total kerugian yang kita dalami dari beberapa korban senilai 400 juta rupiah, namun masih banyak korban-korban lainnya yang kemungkinan besar total kerugiannya akan mencapai hingga 2 miliar rupiah,” ujar Rengga.

Rengga mengatakan, pelaku mulai melakukan penipuan dengan investasi bodong dari bulan Mei 2021 dengan total korban 220 orang yang rata-rata warga Balikpapan. Sejak melakukan penipuan tersebut pelaku diperkirakan telah meraup keuntungan sebesar 400 juta rupiah.

Hasil keuntungan yang telah didapat oleh pelaku diduga hanya untuk foya-foya. Hal itu dibuktikan dengan adanya barang-barang mewah yang berhasil diamankan oleh petugas dari tangan pelaku berupa Play Station, beberapa tas bermerk, ipad, handphone berbagai merk, dan 1 unit motor Yamaha jenis trail.

Barang bukti yang turut diamankan petugas berupa 1 buah buku Rekening Bank BCA Atas nama pelaku, 1 buah rekapan rekening koran Bank BCA atas nama pelaku, dan 1 buah rekapan chat group WhatsApp.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *