Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Kantor DPRD Maybrat

oleh -1.468 views
Ratusan Mahasiswa Maybrat se Nusantara lakukan Aksi Damai di kantor DPRD kabupaten Maybrat. Rabu (22/7/2020).

MAYBRAT, Rabu (22/7/2020) suaraindonesia-news.com – Ratusan solidaritas mahasiswa dan masyarakat peduli Maybrat menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kabupaten Maybrat. Rabu (22/7/2020).

Kordinator aksi aliansi Mahasiswa maybrat se Nusantara Petrus Kosamah mewakili masa aksi membacakan tuntutan mereka antara lain:

1. Kami Mahasiswa Maybrat se Nusantara minta kepada Bupati Maybrat segera Copot Kepala Dinas pendidikan, pemuda dan olahraga kabupaten Maybrat.
2. Segera Bangun Asrama Maybrat di seluruh Indonesia.
3. Berikan bantuan studi akhir bagi seluruh mahasiswa/I Maybrat di seluruh Indonesia.
4. Segera terapkan –II-II-II-
5. Segera lengkapi sarana dan prasarana pendidikan disetiap sekolah SD,SMP dan SMA di wilayah kabupaten Maybrat.

6. Pemerintah segera Bangun pasar sentral bagi mama-mama Papua di Maybrat.
7. Pemerintah Segera bangun infrasturuktur jalan di wilayah Mare,aifat Timur,Aifat Selatan,Ayamaru Jaya, Ayamaru Utara Tengah ,Aifat Utara dan Aitinyo Raya.

8. Pemerintah Maybrat Segera Fungsika Rumah Sakit Pratama yang beralamat di kampung Susumuk,

9.mahasiswa minta PT WGU Di Aifat Timur, Tutup PT MPG segera di tutup.

10.Kami Tolak OTSUS Jilid II
11. Segera Benahi Gardu Induk Di Fratafen.
12. Tolak Pembangunan pos Militer Wilayah Aifat Selatan,Aifat Timur dan Mare.
13.Kami Mendesak dengan Tegas PNS OAP
14. Kami Minta Bupati Maybrat Segera berikan SK dinas bagi semua pejabat.
15. Mendesak DPR menetapkan baseg price
16. Tolak Transmigrasi
17. Segera implementasikan UU no 6 tahun 2014 dan kepmen 112 tahun 2014.
18. Mendesak KPK,BPK dan POLDA untuk mengaudit anggaran 2018,19,20 termasuk dana Covid.
19. Transparansi Anggran Covid-19
20. Hentikan Segala bentuk Nepotisme, Copot Kepala Inspektorat dan Kepala Bidang Pengeluran Keungan Kabupaten Maybrat.
21. Mendesak pemerintah mengembalikan Kantor-kantor yang diluar utk kembali ke Ibukota Kabupaten.

Mosi Tidak Percaya atas penyelenggaran pemerinthan dan mendesak KPK, BPK PANGDAM DAN POLDA untuk mengaudit anggran selama 3 tahun berjalan.

“Aksi hari ini merupakan spontanitas murni dari Mahasiswa Maybrat se-nusantara ,kami menilai bahwa pemerintah kabupaten Maybrat bekerja tidak ada asas pemerataan dan keseimbangan dibidang, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ujar Petrus Kosamah.

Sekretaris kordinator lapangan Musel Safkaur mengatakan apabila Bupati Maybrat tidak mencopot jabatan kepala Dinas pendidikan, pemuda dan olahraga maka kami siap turunkan masa Akbar yang lebih besar, alasannya kenapa? Kepala dinas pendidikan pernah menjanjikan kepada seluruh mahasiswa/i Maybrat bahwa disituasi Virus Corona (Covid-19) yang terjadi di seluruh dunia maka kepala dinas menyampaikan ke media pada tanggal 8 April 2020 disorong bahwa.

“Dinas pendidikan siap Fasilitasi mahasiswa Maybrat diseluruh Nusantara untuk dipulangkan, namun kenyataannya tidak ditepati,” ujarnya.

Ratusan masa Aksi mahasiswa/i diterima langsung oleh Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim MM, dan ketua DPRD Maybrat Ferdinando Solossa SE, bersama seluruh anggota DPRD, dan para pimpinan OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Maybrat.
Bupati Maybrat menerima aspirasi dari perwakilan Mahasiswa yang diserahkan langsung oleh kordinator aksi Petrus Kosamah.

Bupati Berharap kepada seluruh masa Aksi bahwa aspirasi yang disampaikan itu akan dijawab oleh pemerintah pada pertemuan berikut yang akan dijadwalkan pada hari Selasa 28 Juli 2020 “tutup Bupati Bernard Sagrim.

Reporter : Ones
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *