Putus Penularan Covid-19, Bupati Pamekasan Bersama TNI/Polri Lakukan Pengecekan Penyekatan

oleh -32 views
Baddrut Tamam didampingi Kapolres, AKBP Apip Ginanjar, Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro, Plt Kadinkes, BPBD saat melalukan pengecekan sejumlah kendaraan.

PAMEKASAN, Selasa (08/06/2021) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam didampingi Kapolres, AKBP Apip Ginanjar, Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro, Plt Kadinkes, BPBD melalukan pengecekan sejumlah kendaraan yang terjaring penyekatan di terminal kargo Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (08/06/2021) sore.

Penyekatan acak dan dilakukan sweb antigen pada pengendara serta para penumpang yang bernomor polisi dari luar daerah, pimpinan forkopimda juga mengecek posko pengecekan sweb.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama jajaran Forkompimda mengecek secara langsung, ini dilakukan untuk memutus penyebaran covid-19 masuk ke wilayah gerbang salam.

“Alhamdulillah kita bersama-sama jajaran forkopimda dari polres, kodim, dishub, dinkes bersama-sama melakukan penyekatan dan melakukan sweb antigen pada pengendara yang masuk ke Pamekasan, hal itu dilakukan agar penyebaran covid-19 tidak masuk ke wilayah Pamekasan,” ucap Baddrut Tamam.

Menurutnya, dari hasil yang maksimal sejak hari Senin kemarin, tadi dari 23 orang 3 diantaranya terkonfirmasi positif covid-19, itu diketahui dari hasil sweb antigen oleh tim satgas covid-19.

“Tadi dari 23 orang yang di tes, 3 orang postif dan tim satgas covid-19 sudah melakukan tindakan yakni berkordinasi ke pihak satgas di daerah asal 3 orang tersebut,” tambahnya.

Kendaraan bersama tiga orang tersebut oleh petugas diputar balik ke daerah asalnya yakni ke Bangkalan.

“Penyekatan dan melakukan sweb acak ini berhasil menjaring tiga yang postif, hal itu dikerjakan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 masuk ke wilayah Pamekasan,” tegasnya.

Bupati yang akrab di sapa mas Tamam ini berharap kepada seluruh masyarakat mengurungkan niatnya untuk keluar daerah atau keluar kota, agar semua warga terhindar dari penyebaran covid-19.

“Adanya 3 orang yang postif, semua masyarakat Pamekasan diharapkan mematuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan covid-19 yang saat ini mulai mengganas,” tuturnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur tersebut juga mengatakan, penyekatan dan penyelenggaraan sweb antigen pada pengendara terus dilakukan setiap hari, sampai wabah covid-19 di Madura khususnya di Bangkalan kembali normal. (Adv).

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *