Puskesmas Lhang Gelar Lokakarya Mini Tribulanan

oleh -49 views
Kepala Puskesmas lhang Kecamatan Setia dr Hessi Arfina dihadapan Kadiskes Safliati dan Camat Setia Raifin, saat menjelaskan program yang telah dilaksanakan oleh pihaknya, diforum lokakarya mini tribulanan di Aula Puskesmas setempat. Senin (30/11/2020).

ABDYA, Senin (30/11/2020) suaraindonesia-news.com – Untuk meningkatkan penyelenggara pelayanan kesehatan secara optimal, Puskesmas lhang, Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kegiatan lokakarya mini tribulanan diwilayah setempat.

Kepala Puskesmas Lhang, Kecamatan Setia dr Hessi Arfina dalam sambutannya menyebutkan, bahwa tujuan dilaksanakan lokmin adalah membicarakan masalah -masalah kesehatan yang masih menjadi kendala sehingga lintas sektor bersama-sama bisa mencari jalan keluar untuk memecahkan permasalahan mengenai kesehatan yang ada di Kecamatan.

Selanjutnya, sambung dr Hessi, yang tidak kalah pentingnya tujuan lokmin lintas sektor adalah memelihara silahturrahmi antara Puskesmas dengan lintas sektor mungkin dalam pembahasan ini yang perlu ditekankan adalah memohon kerjasama dukungan dari lintas sektor terutama dalam kegiatan UKBN supaya kegiatan berbasis masyarakat seperti posyandu,posbindu dan posyandu remaja dimana di kec setia sudah terbentuk  satu pos yaitu digampong (Desa)Rambong.

“Insya Allah di tahun 2021 kita sudah menaikan perencanaan untuk membuka kembali dua pos, untuk posyandu remaja jadi kita harapkan dapat berjalan di kec. Setia sehingga nanti semua permasalahan dan masalah terkait dengan remaja dapat kita selesaikan dengan cara bersama-sama,” tuturnya.

Namun dilokmi kali ini dr Hessi juga mengharapkan dukungan dan kerjasama dari lintas sektor untuk mendukung proses reakreditasi Puskesmas Lhang yang di rencanakan pada tahun 2021.

“Mudah–mudahan tidak menjadi hambatan untuk surve reakreditasi karena reakreditasi yang pertama ditahun 2018 dan mendapat predikat media, harapan kita untuk reakreditasi tahun ini mendapatkanlah predikat yang lebih baik lagi setidaknya diutama,” Imbuhnya.

Selain hal itu, kata dr Hessi, dilokmin kali ini pihanya juga melaunching program inovasi  Gerakan Bersama Cegah Penyakit Tidak Menular (Gema Petir).

“Gema Petir ini program yang sudah kami rencanakan untuk kami jalankan di awal tahun 2020, tetapi terkendala pandemi kita tidak dapat melaksanakannya, sehingga hari ini kita lauching untuk dilaksanakan tahun 2021 mendatang,” kata Kapuskesmas Lhang, dr Hessy Afrina.

Diakuinya, jumlah penyakit tidak menular seperti diabebtes, depresi, hipertensi, strok, kolestrol dan lain-lainnya di kabupaten Abdya, khususnya di Kecamatan Setia tergolong tinggi.

“Penyakit tidak menular itu memang sedang trending topik yang diistilahkan dengan penyakit PTM,” kata dr Hessi.

Penyakit ini, lanjutnya, dulu berpatokan yang paling banyak ialah pada penyakit menular sepert TBC Malaria dan sebagainya.

“Sekarang itu sudah berbeda. Sekarang itu yang muncul penyakit tidak menular seperti DM, Hipertensi, Jantung sudah mengarah ke disitu,” jelas dr Hessi.

Jadi banyaknya angka kematian, khususnya ibu hamil itu, saat ini dikarenakan penyakit tidak menular.

“Jadi, bukan hanya di Desa Lhang saja tetapi seluruhnya. Kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat penyebab dari penyakit ini biasanya dari pola makan dan gaya hidup,” Pungkasnya.

Sementara itu, Camat Setia Raifin, S.Pd.SD mengatakan, sangat mendukung kegiatan lokakarya ini  apa lagi kualitasnya secara nasional, dan Insya Allah kita di kec setia telah melaksana kan program  lokmin yang terakhir tahun 2020.

“Jadi insya Allah selama ini kita di Kecamatan khususnya setia, tidak ada persoalan atau masalah istilah lampu kuning, juga dengan hal lain – lain begitu juga dengan UKS kegiatan sekolah dilaksanakan dengan baik, disetia ini insyaallah lokmin terlaksana dengan baik,” tukasnya.

Pantauan awak media, acara tersebut dihadiri, Camat Setia Raifin, S.Pd.SD, Kadis Kesehatan Abdya Safliati, S.ST.M.Kes, Babinsa Kopda Taisir, Sekcam, Ka. Kua Mulyani, S.Ag, Ketua PKK Kec. Oriza Khaira, ibu Keuchik, Para keuchik dan sekdes serta yang lainnya.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *