Puncak Peringatan HSN 2021, Pemkot Probolinggo Gelar Tabligh Akbar Bersama Gus Miftah

oleh -308 views
Foto : Puncak Peringatan HSN 2021 Pemkot Probolinggo Gelar Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Gus Miftah Maulana Habiburrohman Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Jogjakarta, Minggu (24/10/2021) malam.

PROBOLINGGO, Senin (25/10/2021) suaraindonesia-news.com – Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, Jawa Timur menggelar istighosah dan tabligh akbar serta menghadirkan penceramah agama Gus Miftah Maulana Habiburrohman, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Jogjakarta.

Puncak Peringatan HSN 2021 yang berlangsung pada Minggu (24/10/21) malam di Gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo tersebut digelar dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dihadiri oleh perwakilan Forkopimda setemapt, Ketua PCNU Kota Probolinggo, Samsur, Kepala DPRD Abdul Mujib, Sekda Kota drg Ninik Ira Wibawati, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkot Probolinggo, para Kyai, para alim ulama, serta masyarakat umum melalui siaran virtual di media sosial Pemkot Probolinggo.

Mengawali acara, Samsur (Ketua PCNU) membacakan sambutan wali kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, mengenai makna dari tema HSN ke VII ‘Santri Siaga Jiwa dan Raga’ ini sebagai wujud kesiapsiagaan santri dalam menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia,” terang Samsur.

Menurut Samsur, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini, juga merupakan wujud pengakuan pemerintah terhadap perjuangan para santri dalam upaya memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Penetapan HSN ini merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,” jelas Samsur yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo ini.

Usai membacakan sambutan wali kota, pada kesempatan itu Samsur juga menyerahkan santunan dari Baznas kepada 10 perwakilan anak yatim piatu.

Setelah penyerahan santunan, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Gus Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah. Dalam tausiyahnya Gus Miftah menegaskan kembali tentang penetapan HSN dan eksistensi santri yang telah diakui oleh masyarakat dan pemerintah.

“Pemerintah ini menghargai keberadaan dan eksistensi para santri yang diwujudkan dalam bentuk hari santri,” terang Gus Miftah.

Menurutnya, masyarakat Kota Probolinggo patut bersyukur karena dipimpin oleh seorang Habib atau keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

“Maka saya sampaikan anda itu beruntung banget tinggal di Kota Probolinggo yang alhamdulillah wali kotanya adalah seorang Habib, pasti berkah,” jelas Ustadz yang setiap ceramah agama selalu bawa tongkat dan memakai kacamata hitam itu.

Dalam tausiyahnya, Gus Miftah juga berpesan kepada kaum hawa mengenai pentingnya pendidikan dan pengasuhan anak sejak dini untuk menjadi santri yang unggul, seperti yang dicontohkan oleh Ibunda dari Imam Syafi’i.

Dijelaskannya, ibundanya Imam Syafi’i mengatakan, untuk menjadikan santri yang unggul rahasianya ada dua. Yang pertama saya susui ASI eksklusif selama 2 tahun dan kedua mengambil air wudhu sebelum menyusui.

Ustadz yang mengaku keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari ini juga memotivasi kepada seluruh santri, untuk aktualisasi hidup, santri harus berani mengambil langkah positif dan memiliki perencanaan yang disertai oleh ikhtiar.

“Untuk menjadi generasi pemimpin masa depan, harus memiliki proposal hidup, bagus perencanaan merupakan separo dari kehidupan, butuh perencanaan butuh aktualisasi butuh adanya ikhtiar,” tandas penceramah yang dikenal humoris ini.

Perlu diketahui, dalam rangkaian peringatan HSN tahun 2021 ini, sebelum pada acara puncak, Pemkot Probolinggo telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan peringatan HSN. Kegiatan itu diantaranya, pada 22 Oktober 2021 Upacara HSN 2021 oleh seluruh santri se kota Probolinggo yang digelar secara prokes yang ketat di lapangan terbuka Ponpes Riyadlus Sholihin Ketapang Kota Probolinggo, berperan sebagai Inspektur upacara Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Selain itu juga penyerahan beberapa bantuan dan penghargaan kepada para santri dan sekolah untuk peningkatan kualitas pendidikan. Bantuan yang diserahkan antara lain bantuan peralatan sekolah dan beasiswa, bantuan operasional penyelenggara PAUD, bantuan honorarium guru TPQ/guru mingguan/pasraman, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) hibah untuk 2 sekolah, dan bantuan sembako.

Juga penyerahan penghargaan kepada peraih prestasi dalam Olimpiade Guru Indonesia dan penyerahan sertifikat kepada Pondok Pesantren yang memiliki Pos Kesehatan Pesantren, serta menyerahkan bantuan hibah jasa listrik kepada rumah ibadah.

Penyerahan dilaksanakan secara simbolis diberikan kepada Masjid Baitussalam Ketapang Kecamatan Kademangan yang diterima oleh Ustadz Sunardi serta kepada Gereja Kristen Jawi Wetan Jemaat Probolinggo yang diterima oleh Pendeta Patria Yusak.

Tanggal 23 Oktober 2021 Gowes HSN, Wali Kota Probolinggo bersama perwakilan Forkopimda, Kyai, para alim ulama, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, santri, dan komunitas goweser. Juga kegiatan vaksinasi kepada peserta gowes di klinik NU bagi peserta gowes yang belum mendapatkan vaksinasi. Kemudian bantuan pendanaan listrik bagi tempat ibadah dan Ponpes yang telah memenuhi persyaratan Pemkot (telah terverifikasi), biaya listrik ditanggung pemerintah. (Adv).

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan