Puluhan Ormas di Kota Batu Gelar Deklarasi Damai, Tolak Aksi Anarkis Demontrasi

oleh -60 views
Masyarakat kota Batu gelar deklarasi damai menentang tindakan anarkis.

KOTA BATU, Jumat (16/10/2020) suaraindonesia-news.com – Puluhan organisasi kemasyarakatan kota Batu, Jumat (16/10/2020) siang di halaman Balai Among Tani (BAT) kota Batu, Jawa Timur menggelar deklarasi damai menolak aksi anarkis Demontrasi dalam berbagai hal.

Hal itu dilakukan Para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat kota Batu itu karena merasa prihatin terhadap tindakan anarki yang terjadi belakangan ini di beberapa daerah, saat demo penolakan UU omnibus law atau UU Cipta Kerja belakangan ini. Apalagi dalam demo tersebut membuat rusak fasilitas umum.

Saat di BAT mereka bersama-sama membacakan deklarasi yang diucapkan dengan lantang dengan menyatakan sikap: Menolak dan akan melawan segala bentuk aksi anarkisme, setiap kegiatan demontrasi atau unjuk rasa dalam berbagai hal.

‘Kami warga Kota Batu menolak paham radikalisme, rasisme, komunisme, dan intoleransi. Kami menginginkan Kota Batu, aman dan tentram serta sepakat untuk tidak terpengaruh isu sara dan hoaks yang bertujuan memecah belah elemen bangsa’.

‘Kami mendukung sepenuhnya pelaksanaan tugas TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Batu dan Jawa Timur’. Mereka yang datang itu berseragam sesuai dengan atribut ormas masing-masing, namun kompak dan lantang saat membacakan deklarasi.

Sambil membawa banner bertuliskan ‘Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, ormas, dan seluruh elemen masyarakat Kota Batu “Menolak Aksi Anarkisme” di wilayah Kota Batu dan Jawa Timur’.

Suliyana, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batu mengatakan, digelarnya deklarasi damai tersebut dimaksudkan agar kota Batu tetap aman dan kondusif.

“Kami ingin kota Batu tetap aman dan kondusif, Mengingat dengan diundangkannya UU Cipta Kerja di mana kita melihat sendiri di media dibeberapa daerah di Indonesia terjadi ricuh seperti itu, kami tidak ingin terulang kembali,” tutur Suliyana ucapnya.

Ia berharap, deklarasi damai, Pemkot Batu bersama elemen masyarakat, tokoh agama dan organisasi masyarakat ingin tetap Kota Batu adem ayem aman dan kondusif.

“Kami yakin warga kota Batu tidak terpengaruh kabar hoaks yang beredar di masyarakat, apalagi dikota Batu tidak ada pabrik besar dengan karyawanyang Banyak,” tambah mantan Humas Pemkot Batu ini.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *