Puluhan Hektar Sawah Digenangi Luapan Air, Anggota DPRK Abdya Desak Pemda Tinjau Lokasi

oleh -43 views
Kondisi Persawahan Warga Gampong Persiapan Rukun Damai Dusun Geunang Jaya Kec. Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (abdya), yang digenangi Air saat hujan deras. Kamis (19/2015). (N).

Suara Inonesia-News.Com, Blangpidie_Aceh Barat Daya – Puluhan hektar sawah di Gampong Persiapan Rukun Damai Dusun Geunang Jaya Kec. Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (abdya) tergenang banjir setinggi 1 meter setelah dilanda hujan lebat sejak  jumat malam. yang lalu hingga saat ini masih  terlihat tergenag air.

Imbasnya petani padi mengalami kerugian dan terancam gagal panen. Salah seorang petani, mengatakan, “luapan air sungai telah merendam sawahnya yang baru saja ditanam padi sehingga ia mengalami kerugian puluhan juta rupiah”.Keluhnya.

Ia juga menceritakan kronologis kejadian, “Tadi waktu saya ke sawah, saya harus menyeberang air setinggi satu 1 meter, lebih kurang airnya sebatas pinggang saya, semua padi yang baru ditanam sudah tidak ada lagi,” katanya, Kamis (19/2015).

Lanjutnya, sawah yang terendam banjir tidak hanya miliknya, akan tetapi seluruh sawah di kawasan itu digenangani air. Selama tahun 2014 ini, sudah tiga kali mengalami gagal panen karena dilanda luapan air sungai. Sejak tadi malam, di kawasan Gampong Persiapan Rukun Damai Dusun Geunang Jaya Kec.Babahrot dan Kab.Aceh Barat Daya dilanda hujan deras sejak pukul 20.00 WIB sampai dengan 23.30 WIB.

Sehingga banjir tidak hanya menggenangi persawahan yang ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah, juga menggenangi sejumlah ruas jalan di desa geunang dan sekitarnya.

Ia juga mengaku, sejauh ini belum ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya untuk membantu kerugian para petani.

Demikian juga tidak ada upaya untuk menanggulangi agar tidak kembali terjadi banjir di kawasan tersebut.

“Belum ada bantuan, padahal kami mengalami kerugian besar karena padi tidak bisa digunakan lagi,” ujarnya petani yang tidak mau disebutkan namanya.

Sememtara itu Anggota DPRK Abdya Yusran, sapaan (adek) yang menwakili Dapil 1 ( satu) Kec. Babahrot,dan kuala Batee. Kepada sejumlah Wartawan menggatakan, “kita memohon Kepada Pemerintah Daerah Melalui intansi Terkait yaitu badan pelaksan bencana Kabupaten Abdya (BPBK) agar segera Menggali Parit  yang tertimbun sehingga saat hujan dengan mudah luapan air menyusup persawahan dan keperumahan warga setempat. Pintanya.

Ia melanjutkan “hal ini jangan disepelekan, karena ini menyangkut dengan hajat hidup masyarakat, kalau kebanjiran terus mengaliri persawahan maka secara otomatis masyarakat akan mengalami gagal panen”. Ungkapnya politisi partai Nasdem.

Sementarra itu, Iskandar Anggota DPRK Abdya Kepada Sejumlah Wartawan mengungkapkan “Sudah berulang kali kami secara lisan menyampaikan kepada dinas terkait, juga melalui proposal diusulkan supaya saluran yang putus dan tersumbat disekitar persawahan warga petani untuk digali dan direhab, yang anehnya pihak terkait hingga saat ini belum juga turun untuk meninjau kelapangan. Ungkapnya politisi Partai Aceh dengan  nada kecewa.(N).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *