Puluhan Geuchik Tanah Jambo Aye Pelesiran ke Padang, LKPK Aceh Tuding Tak Bermoral

oleh -699 views
Foto : Drs. Amiruddin, AR, Direktur Teritorial Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Aceh.

ACEH UTARA, Sabtu (02/10/2021) suaraindonesia-news.com – Ditengah minim nya persentase vaksinasi, puluhan Geuchik Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara pelesiran ke luar daerah, Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Aceh, mengecam atas keberangkatan puluhan Geuchik ke Sumatra Barat pada Jumat 01/10 melalui perjalanan darat yang di koordinir oleh Badan Kordinasi Antar Desa (BKAD).

Direktur Teritorial LKPK Aceh, Drs Amiruddin AR, mengecam keras atas keberangkatan sejumlah Geuchik ke Bukit Tinggi Sumatra Barat ditengah-tengah pandemi covid-19 untuk tujuan tidak jelas.

Menurutnya, seharusnya Geuchik lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat dalam keadaan sekarat akibat pandemi, disamping itu juga kondisi anggaran dana desa sedang kalang kabut akibat recofussing.

“Kenapa anggaran kegiatan padat karya tidak ada, tapi untuk kegiatan pelesiran ke luar daerah tiba-tiba ada, bahkan informasi per Desa mencapai Rp 15 juta,” keluhnya.

Menurut Amiruddin yang juga putra Jambo Aye mengatakan ini mengatakan, penggunaan anggaran Dana Desa untuk kegiatan Bimtek tidak tepat karena selain tidak masuk dalam Musrenbang tahun 2021, juga bukan program prioritas selama pandemi covid-19.

“Dimana moral dan etika Geuchik, tega meninggalkan masyarakatnya untuk berangkat keluar daerah, seharus nya sebagai pemimpin masyarakat harus malu dengan melihat kondisi ekonomi masyarakat sedang morat marit,” tuturnya.

Selanjutnya Amiruddin, mempertanyakan ikhwal sikap Muspika Tanah Jambo Aye yang terkesan diam dan pembiaran atas pelesiran para Geuchik ke luar daerah, menurutnya seharusnya Muspika meminta Geuchik fokus dulu terhadap persoalan di Gampong, apalagi Tanah Jambo aye persentase vaksinasi sangat minim, sampai saat ini tidak mencapai 20 persen.

“Geuchik di Tanah Jambo Aye seperti mengabaikan intruksi Presiden Joko Widodo dalam melawan pandemi covid-19 serta tak mendukung program nasional tentang vaksinasi,” cetus Amiruddin.

Hal itu terlihat Posko-posko PPKM di Gampong di Tanah Jambo Aye tak berfungsi, tidak ada relawan yang bertugas di posko.

LKPK Aceh, mendesak Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Utara serta Inspektorat Aceh Utara untuk memanggil Geuchik yang berangkat ke Padang, apalagi potensi kluster baru penyebaran Covid-19 pasca kepulangan Geuchik dari pelesiran luar daerah.

“Kita juga mempertanyakan sikap Bupati Aceh Utara yang sebelum nya melarang pejabat daerah dan Gampong untuk keluar daerah, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib jangan plin plan dan lemah,” ucap Amiruddin.

Sementara Ketua Forum Geuchik Tanah Jambo Aye, Mawardi saat dikonfirmasi dan tanggapannya terkait tudingan LKPK Aceh, ia membenarkan keberangkatan Puluhan Geuchik Tanah Jambo Aye ke Padang.

“Benar bimtek nya di Lhokseumawe, dengan BKAD,” ujarnya.

Sementara kata dia untuk Observasi Lapangan (OL) ke Padang.

“Jumlah yang berangkat ke Padang sebanyak 41 orang,” pungkas Mawardi.

Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *