PT Perdana Gapura Prima TBK, Serahkan Aset Fasos dan Fasum Kepada Pemkot Bogor

BOGOR, Sabtu (09/12/2017) suaraindonesia-news.com – PT Perdana Gapura Prima Tbk, serahan aset fasos dan fasum Kepada pemerintahan kota bogor, Jumat (08/12) kemarin.

Hadir pada acara penyerahan tersebut walikota bogor DR Bima Arya Sugiarto, wakil ketua DPRD kota bogor Heri Cahyono S Hut, Kepala BPN Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh, SH, M.Si.,M.Kn, Direktur PT Perdana Gapura Prima Tbk, Rudi Martono SH, Direktur Operasional PT Perdana Gapura Prima Tbk, Rudi Kurniawan dan beberapa instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan terima kasih kepada kepala BPN Kota Bogor atas kinerjanya mempasilitasi proses serah terima fasos fasum dari PT Perdana Gapura Prima Tbk kepada pemkot bogor dengan kurun waktu yang singkat (3 bulan).

“Pada dasarnya penyerahan fasos dan fasum ini sudah diatur dasar hukumnya,” ungkap Bima Arya.

Direktur PT Perdana Gapura Prima Tbk Rudi Margono SH dalam sambutannya menyampaikan fasos fasum yang diserahkan tersebut antara lain, dibangunnya pasar rakyat, masjid, kantor polsek, kantor koramil dan taman.

“Kami berharap, agar semua pengembang yang ada dikota bogor ini, untuk ikut menyerahkan aset fasos fasumnya ke pemkot,” harapnya.

Baca Juga: TMP Bangkalan Peringati Bulan Maulid Dengan Pembacaan Shalawat Bersama

Kepala Kantor BPN Kota Bogor Ery Juliani mengatakan, penyerahan Fasos dan Fasum tersebut adalah berupa lahan yang akan di pergunakan untuk taman dan tempat ibadah yang berada di area Bukit Cimanggu City.

“PT Perdana Gapura prima dalam pengurusan sertifikatnya, hampir seluas 6,6 hektar, dan didalamnya ada lahan untuk digunakan sebagai fasos dan fasum,” tuturnya.

Menurut Ery, dari 6,6 hektar tersebut terdiri dari 52 bidang sertifikat, saat ini baru tahap pertama pelepasan yang kemudian akan disusul pada tahap kedua lebih kurang satu minggu kedepan.

“Kebetulan saya baru ketemu dengan pengembangan PT Perdana Gapura Prima, dari pihak pengembang ini punya inisiatif sendiri untuk mengurus dan mempercayakan ke kami BPN Kota Bogor, untuk mengurus seluruh sertifikatnya,” katanya.

Ditambahkan Ery, demi tertib administrasi dan sebagaimana yang di atur dalam Undang-undang, PT Perdana Gapura Prima merupakan pengembang yang mau mengurus legalisasi aset. “Tidak banyak pengembang yang mau mengurus legalisasi asetnya yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah setempat,” pungkasnya. (Iran G Hasibuan/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here