Prostitusi Warung Kopi, Seorang Muncikari Diamankan Polres Pamekasan

oleh -109 views
Muncikari ketika berada diruang Sidik.

PAMEKASAN, Rabu (24/03/2021) suaraindonesia-news.com – Satreskrim Polres Pamekasan Tangkap Muncikari Penyedia Jasa pekerja seks komersial (PSK) di Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur.

Muncikari berinisial S umur 50 tahun ini, ditangkap di sebuah warung kopi di dalam Pasar 17 Agustus, Jalan Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan pada Senin (22/03) yang lalu.

Penangkapan muncikari sekaligus penjual kopi itu, berawal dari penggerebekan dua pasangan bukan suami istri yang digerebek oleh anggota Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan di yang berbeda di kamar Hotel Purnama, Jalan Bonorogo, Kelurahan Lawangan Daya.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Akp Adhi Pitranto Utomo, Dua pasangan bukan itu berinisial A berstatus sebagai penyewa warga Kecamatan Kota, dan E berstatus sebagai PSK, warga Luar madura di pergok dalam keadaan telanjang.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo mengungkapkan, saat digerebek, dua pasangan bukan suami istri ini didapati dalam keadaan telanjang.

“Sebelum penangkapan muncikari itu, kami mendapati pasangan bukan suami istri di dalam sebuah hotel pada pukul 13:00 wib, senin kemren, setelah kita kembangkan, si laki-laki (pembeli) dijembatani oleh seorang mucikari, lalu anggota kami menangkap S di warung kopi pasar 17 aguatus, jalan Pintu Gerbang, Bugih kota Pamekasan, senin (22/03) sorenya,” ungkap AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi di Mapolres Pamekasan, Rabu (24/03/2021).

Berdasarkan pengakuan S warga Bondowoso ini, modus transaksi jasa esek-esek yang ia sediakan hanya menunggu pelanggan yang datang ke warung kopinya. Sementara, tarif yang biasa dipatok ke pelanggannya oleh si muncikari dan PSK ini berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu.

”Muncikari ini dikenai pasal 296 subs 506 KUHP tentang prostitusi. Ancaman hukumannya satu tahun empat bulan. Karena pasal yang dikenakan adalah pasal pengecualian, maka pihak kepolisian bisa melakukan penahanan,” kata AKP Adhi Putranto.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *