SUMENEP, Senin (21/10) suaraindonesia-news.com – Pembangunan taman di area Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Mohammad Hasinuddin Firdaus, progres proyek tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan diperkirakan selesai pada awal November 2024.
“Progresnya saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen dan diharapkan selesai pada awal November,” ungkap Firdaus saat ditemui pada Senin (21/10/2024).
Proyek pembangunan taman ini menghabiskan anggaran sekitar Rp183 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
Firdaus menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di area Polres Sumenep, terutama setelah revitalisasi kawasan tersebut.
“Taman ini dibangun sebagai bagian dari penambahan ruang terbuka hijau. Selain itu, keberadaan taman juga akan mempercantik area Polres yang baru saja direvitalisasi, serta meningkatkan kualitas lingkungan di sekitarnya,” jelas Firdaus.
Taman dengan luas 200 meter persegi ini diharapkan memberikan manfaat positif, terutama dalam menyerap polutan dan meningkatkan kualitas udara di sekitar kantor Polres yang memiliki jumlah personel cukup besar.
Firdaus juga menekankan pentingnya keberadaan taman yang berlokasi dekat dengan sungai dan habitat alami, sehingga dapat mendukung keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.
“Dengan adanya taman ini, diharapkan polutan udara di lingkungan Polres dapat terserap, sehingga kualitas udara semakin baik,” harapnya.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan lahan tertutup di area perkantoran Polres dan memberikan ruang hijau lebih banyak bagi masyarakat serta personel












