Program Percepatan Deli Serdang Sekolah Bermutu Digelar di Lubuk Pakam

oleh -323 views
Foto: Para peserta program percepatan Desa Satu, saat mendengarkan kata sambutan dari Kadis Pendidikan Deli Serdang, Yudy Hilmawan MM, Kamis (28/07/2022). (Foto: M. Habil Syah/SI)

DELI SERDANG, Kamis (28/07/2022) suaraindonesia-news.com – Percepatan Program Deli Serdang Sekolah Bermutu (Desa Satu) digelar guna mewujudkan sekolah-sekolah yang benar-benar mendapat predikat kelayakan untuk siswa dalam meraih prestasi di bidang pembelajaran di sekolah.

Acara pembukaan percepatan Deli Serdang Sekolah Bermutu (Desa Satu), digelar di tiga SDN di Kecamatan Lubuk Pakam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Pendidikan Yusnaldi, Ketua Korwilcam (Koordinator Wilayah Kecamatan) Deli Serdang Bahari, Para Korwilcam se- Deli Serdang, seluruh Kepala Sekolah SDN se-Kecamatan Lubuk Pakam serta undangan lainnya.

“Memperhatikan lingkungan sekolah dan bagi pengawas selalu mensupervisi performance sekolah,” ujar Kadis Pendidikan Deli Serdang, Yudy Hilmawan.

“Kemudian terkait perawatan sekolah, silahkan menggunakan anggaran dana BOS dan untuk bangunan sekolah rehab berat, dengan keterbatasan nilai pagu, maka pada Tahun 2023 akan dianggarkan pada dana Sapras,” imbuhnya.

Menurutnya, sekolah harus mendukung bagi siswa yang berprestasi dalam seni untuk ditampilkan nantinya pada giliran Desa Satu di Kecamatannya.

Desa Satu, kata dia, adalah merupakan program andalan Kabupaten Deli Serdang.

“Maka dari itu, agar semua stakeholder mendukung dan ikut terlibat di dalamnya, dan untuk kegiatan acara Mars Deli Serdang harus selalu dibuat dalam program Desa Satu,” terangnya.

Korwilcam Dinas Pendidikan Kecamatan Lubuk Pakam, Jenda Bangun mengatakan kegiatan percepatan Desa Satu ini dihadiri seluruh Koordinator Wilayah Kecamatan se-Deli Serdang yang masing membawa dua Kepala Sekolah SDN serta Kepala Sekolah SMP Negeri.

Sementara itu, Tim Monitoring dari Dinas Pendidikan Deli Serdang turun langsung guna melakukan penilaian ke sekolah-sekolah di Kecamatan Lubuk Pakam baik itu tingkat SD maupun SMP.

“Setelah melakukan penilaian dilanjutkan dengan pemaparan terhadap sekolah-sekolah dan bagi sekolah yang dianggap nilainya masih kurang maksimal, maka dapat kita untuk membenahi mana yang kurang, kan masing-masing Kecamatan masih dalam kategori belajar pembenahan,” urainya.

Apalagi, kata dia, di daerah pinggiran yang terlalu jauh dan belum mendapat Adiwiyata maka perlu dibenahi.

“Kalau kita di Lubuk Pakam hampir rata rata sudah Adiwiyata,” jelasnya.

Jenda Bangun mengungkapkan, sekolah yang belum Adiwiyata akan mengemplementasikannya ke sekolah masing masing.

“Khusus kegiatan Desa Satu di Korwilcam Lubuk Pakam dilaksanakan di tiga sekolah SDN dan hasilnya nanti akan dipaparkan,” tambahnya.

Pihaknya berharap, kiranya tim yang turun itu benar-benar melihat dan mendata sesuai keadaan yang dikunjungi.

“Kalau itu bagus, sekolah tersebut bisa menjadi contoh bagi sekolah yang lain,” tegasnya.

“Selanjutnya, bila ada yang kurang mungkin kedepannya akan menjadi prioritas yang harus dibantu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang untuk pembenahan,” timpalnya.

Adapun kategori yang masuk dalam penilaian monitoring tersebut diantaranya, bangunan sekolah, jumlah gurunya apakah masih kurang atau tidak.

“Jadi nanti didata, kemudian untuk lingkungan, kebersihan dan penghijauan sudah termasuk dalam performance bangunan sekalah,” terang dia menegaskan.

Semua ini, dilakukan sesuai dengan harapan Kadis Pendidikan agar falam penilaian minimal sekolah di Deli Serdang ini Bersih, Sejuk, Rapi dan Rindang (Berseri).

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Nurul Anam
Publisher: M Hendra E

Tinggalkan Balasan